Benarkah Penampakan Oarfish Pertanda Gempa Bumi Dahsyat

Foto: BBC Indonesia

California, Sayangi.com– Seekor lagi ular laut atau oarfish ditemukan terdampar di kawasan pantai California Selatan setelah temuan serupa beberapa hari lalu.

Bangkai ular sepanjang 4,3 meter itu di kota Oceanside hanya limahari setelah terdamparnya ular serupa sepanjang sekitar lima meter.

Temuan kedua ini menjadi pembahasan ramai di media sosial antara lain dengan mengangkat kembali mitos kuno di Jepang yang mengkaitkan penampakan jarang satwa ini dengan gempa bumi.

Namun para ilmuwan tetap meragukan kaitan terdamparnya ular laut raksasa ini di pantai dengan gerakan tektonik.

Bagaimanapun ilmuwan masih tertanya-tanya kenapa keduanya terdampar di pantai hanya dalam selang kurang dari seminggu.

Ular laut pertama yang ditemukan di pantai Santa Catalina sudah dibedah dan disimpulkan dalam kondisi tidak kelaparan serta sehat dengan hanya pertanda sakit yang kecil.”Cukup baik untuk dimakan, kalau Anda punya panci pemasak berukuran 13 kaki (sekitar tiga meter),” tutur ahli biologi, Ruff Zetter.

Uji coba juga sudah dilakukan untuk kandungan radiasi mengingat air yanmg tercemar radiasi dari reaktor Fukushima, Jepang, menyebar ke laut.

Penemuan dua ular laut yang langka ini sekaligus menjadi kesempatan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut yang bergerak secara vertikal di laut.

Dengan panjang bisa mencapai 15 meter, ular laut menyelam sampai kedalaman 1.000 meter dan ditemukan di semua temperatur di perairan tropis.

Namun, tak salah jika kita menengok ke belakang, pada saat terjadinya bencana dahsyat gempa bumi 8,9 skala Richter dan tsunami yang menerjang pantai timur Jepang pada 11 Maret 2011 silam.

Tak ada yang meragukan sistem peringatan dini yang dimiliki Negeri Sakura, namun alam memberikan petunjuk dengan caranya sendiri.

Seminggu sebelum gempa, sekelompok oarfish ditemukan terdampar di pantai Jepang. Beberapa tersangkut di jaring nelayan.

Sudah lama diyakini penduduk Jepang, oarfish yang berenang ke permukaan — dari dasar laut yang dalam –adalah pertanda datangnya gempa bumi.

Laman The Telegraph juga pernah memuat artikel tentang oarfish yang muncul ke permukaan sebelum terjadi gempa besar di Chile dan Haiti pada 2010 silam.

“Mungkin itu hanya kebetulan belaka,” kata Rick Feeney, dari Natural History Museum of Los Angeles County, seperti dikutip dari CBS, 21 Oktober 2013.

Apalagi, tambah dia, 4 penampakan oarfish telah dilaporkan sejak 2010 dari selatan Central Coast, termasuk Malibu pada 2010 dan Lompoc pada 2011.

“Kami pikir, ikan-ikan itu terdampar di pantai dan mati karena mengalami tekanan tertentu, yang belum kita pahami,” kata Feeney, menambahkan oarfish bisa jadi kelaparan atau mengalami disorientasi. (BBC Indonesia)