Presiden SBY Lantik Sutarman Menjadi Kapolri

Foto: Setkab

Jakarta, Sayangi.Com – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melantik Komjen Pol Sutarman Drs. di Istana Negara, Jakarta, Jumat (25/10) sore. Komjen Pol Sutarman menggantikan Jenderal Timur Pradopo yang memasuki masa purnabakri.

Dalam sumpahnya, Sutarman berjanji tidak akan menerima suatu hadiah atau pemberian apa pun dari siapapun juga yang diketahui atau patut dikira, dengan sesuatu yang berkaitan dengan jabatan. “Bahwa saya akan tetap setia pada Undang-undang Dasar dan memelihara segala peraturan yang berlaku bagi Negara Republik Indonesia. Bahwa saya akan senantiasa menjunjung tinggi Tribrata dan Catur Prasetya,” kata Sutarman.

Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden SBY, diikuti seluruh tamu undangan yang hadir. Presiden didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono dan Wapres Boediono berserta Herawati Boediono.

Hadir Ketua DPR RI Marzuki Alie dan Ketua DPD Irman Gusman. Tampak pula sejumlah menteri KIB II, diantaranya Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kesra Agung Laksono, Menhan Purnomo Yusgiantoro, Mensesneg Sudi Silalahi, Mendikbud Mohammad Nuh, Menlu Marty Natalegawa, Menteri Lingkungan Hidup Balthazar Kambuaya, dan Seskab Dipo Alam.

Sutarman diangkat menjadi Kapolri berdasarkan Keputusan Presiden nomor 67 Polri 2013 yang ditandatangani 24 Oktober 2013. Dalam Keppres tersebut juga diatur pemberhentian dengan hormat Jenderal (Pol) Timur Pradopo sebagai Kapolri.

Komjen Pol Sutarman sebelumnya menjabat Kabareskrim. Dia merupakan calon tunggal Kapolri yang diajukan oleh Presiden SBY untuk menjalani fit and proper test di Komisi III DPR, dan telah disetujui Rapat Paripurna DPR untuk menjadi Kapolri.

Meniti Karir Dari Bawah

Sutarman lahir di Weru, Sukoharjo, Jawa Tengah, 5 Oktober 1957. Ia mengawali karir di kepolisian dari pendidikan Akpol pada tahun 1981. Setelah itu, dia berdinas pertama kali di Polda Jabar sebagai Pa Staf Lantas Polres Bandung Polda Jabar (1982), Kapolsek Dayeuh Polres Bandung Polda Jabar (1982), Kasat Lantas Polres Sumedang Polda Jabar (1983).

Mulai tahun 1988-1995, Sutarman berdinas di Polda Metro Jaya. Pada tahun 2000, Sutarman juga dipercaya sebagai ajudan Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Kemudian akhir 2004, dia menjabat Kapolwiltabes Surabaya, lantas berturut-turut sebagai Kapolda Kepri, Kaselapa Lemdiklat Polri, lalu Kapolda Jabar dan Kapolda Metro Jaya.

Terakhir, Sutarman menjabat sebagai Kabareskrim Polri, menggantikan Ito Sumardi Ds yang pensiun. Nama Sutarman dipilih Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai calon tunggal Kapolri. Surat Presiden kepada DPR disampaikan pada akhir September 2013 lalu. (setkab)