Korban Gempa Aceh Belum Tersentuh Bantuan

Foto: Antara

Banda Aceh, Sayangi.com – Ratusan jiwa korban gempa warga Desa Pulo Senong, Kecamatan Tangse Kabupaten Pidie Provinsi Aceh belum tersentuh bantuan, termasuk tenda darurat pascabencana tersebut pada Selasa (22/10).

Tokoh masyarakat desa Pulo Senong Bukhari yang dihubungi dari Banda Aceh, Jumat, mengatakan masyarakat membutuhkan bantuan seperti logistik dan tenda termasuk untuk kegiatan belajar dan mengajar di SDN setempat.

“Hingga siang hari ini (Jumat, 25/10), aktivitas belajar dan mengajar di SDN Pulo Senong belum berjalan karena tidak ada tenda, sebab ruang kelas belum berani digunakan karena sebagian dindingnya retak,” katanya menjelaskan.

Bukhari yang juga guru kelas SDN Pulo Senong Tangse mengharapkan perhatian semua pihak segera memulihkan keadaan pascagempa berkekuatan 5,6 skala richter pada 22 Oktober 2013 itu.

Ia juga berharap bantuan agar bisa disalurkan kepada masyarakat secara langsung, sehingga korban gempa dapat segera menikmatinya.

Sedikitnya 24 gedung sekolah dari tingkat SD, Taman Kanak-kanak, SMP dan SMK di Kecamatan Tangse rusak berat, sedang, dan ringan dengan kerugian sementara ditaksir Rp6,1 miliar.

Empat gedung sekolah mengalami rusak berat yang diperkirakan tidak layak lagi digunakan aktivitas belajar dan mengajar.

Gempa itu juga menyebabkan seorang warga meninggal dunia serangan jantung dan tiga warga luka-luka tertimpa runtuhan gempa di Kecamatan Tangse.

Selain itu, warga desa Pulo Senong hingga saat ini juga belum memperoleh tenda keluarga. “Warga yang rumahnya retak-retak tentunya tidak berani bermalam di dalam rumahnya sendiri, dan berinisiatif mengungsi di tempat famili di rumah berkontruksi kayu,” kata Bukhari menambahkan. (ANT)

Berita Terkait

BAGIKAN