Romi Herton Enggan Ditanya Soal Penggeledahan KPK

Foto: Sayangi.com/Ardhy

Palembang, Sayangi.com – Sehari setelah KPK menggeledah rumahnya, Walikota Palembang Romi Herton terlihat menghadiri kegiatan nikah massal yang diselenggarakan oleh Pemkot Palembang di pelataran Benteng Kuto Besak Palembang, Rabu (30/10). Namun, awak media yang datang ke acara tersebut dilarang bertanya tentang penggeledahan KPK.

Melalui Kabag Humas dan Protokol Pemkot Palembang, Romi meminta agar wartawan tidak bertanya lagi tentang penggeledahan yang dilakukan KPK. Romi menganggap bahwa segala hal yang berkaitan dengan penggeledahan KPK telah dia jelaskan kepada wartawan di kediamannya, Selasa (29/10) kemarin.

Seperti diberitakan, penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi kediaman pribadi Walikota Palembang, Romi Herton di jalan Wiro Santiko, Kecamatan Ilir Barat Palembang. Penyidik menyita 3 telepon genggam milik Romi, dan sejumlah dokumen yang berkaitan dengan Pemilukada Kota Palembang. Penggeledahan tersebut disaksikan langsung oleh Romi dan istrinya. Penggeledahan ini terkait dugaan penyuapan yang melibatkan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar. Selain itu, Mantan Calon Walikota Palembang, Sarimuda juga pernah melaporkan indikasi suap yang dilakukan incumbent.

Dalam penjelasannya kepada wartawan sesaat setelah penyidik KPK meninggalkan rumahnya, Romi mengaku bahwa dalam Pilkada Kota Palembang dia sebenarnya adalah korban, karenanya dia mengajukan gugatan ke MK. Romi juga menceritakan detail penggeledahan yang dilakukan KPK hingga ke kamar mandi dan lantai di bawah tempat tidur pribadinya. Selengkapnya, klik Ini Curhat Romi Herton Setelah Rumahnya Digeledah KPK. (S2)