Ada 17.878 Tenaga Honorer DKI Ikut Tes CPNS

Foto : beritajakarta/doc

Jakarta, Sayangi.com – Sebanyak 17.878 tenaga honorer mengikuti tes pengangkatan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemprov DKI Jakarta. Mereka menjalani tes di enam tempat berbeda. Tenaga honorer yang menjalani tes mayoritas merupakan guru dan dokter.

Kepala Bidang Pengembangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir mengakui belasan ribu tenaga honorer itu melaksanakan Tes Komptensi Dasar (TKD) di enam lokasi. “Benar, hari ini tes TKD dan kompentensi bidang untuk 17.878 tenaga honorer di enam lokasi ujian,” kata Chaidir, Minggu (3/11).

Sebanyak 8.753 tenaga honorer mengikuti tes di Gedung Sebaguna Pertamina Simprug Jakarta Selatan, 4.060 orang mengikuti tes di Gelanggang Olahraga (GOR) Kecamatan Ciracas Jakarta Timur,

Enam lokasi itu antara lain Gedung Sebaguna Pertamina Simprug Jakarta Selatan sebanyak 8753 tenaga honorer, Gelanggang Olahraga (GOR) Kecamatan Ciracas Jakarta Timur sebanyak 4.060 tenaga honorer, 1.800 tenaga honorer di GOR Soemantri Brodjonegoro Kuningan Jakarta Selatan, 1.380 orang di GOR Kecamatan Cempaka Putih Jakarta Pusat, 1.000 orang di GOR Kecamatan Kramatjati Jakarta Timur, serta 885 orang di GOR Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

Pelaksanaan TKD tersebut dimulai sejak pukul 08.00 WIB pagi tadi. Sebagian besar peserta yang mengikuti tes merupakan tenaga honorer guru dan dokter. “Semuanya campuran. Tapi, sebagian besar guru honorer dan dokter,” kata Chaidir.

Hasil dari TKD dan kompetensi bidang ini nantinya akan dibawa ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN dan RB). Kemudian mereka lah yang akan memutuskan berapa persen kuota penerimaan tenaga honorer menjadi PNS DKI. Sebab hingga saat ini, BKD DKI belum mendapat kuota penerimaan PNS DKI dari tenaga honorer.

Sementara untuk pemerimaan CPNS DKI yang diselenggarakan beberapa waktu lalu, DKI menyediakan sebanyak 1.515 formasi. Jumlah itu disebabkan tenaga pendidik dan tenaga medis akan mendapatkan alokasi tambahan dari tenaga honorer dan pegawai tidak tetap (PTT).

Saat ini, di lingkungan Pemprov DKI Jakarta masih ada 18 ribu tenaga honorer dan sebanyak 5900 guru bantu. Untuk PTT tenaga medis, saat ini berjumlah 2.500 pegawai. (MD/bj)