Dikasih Obat Tidur, Siswi SMA Dicabuli Tiga Kali Hingga Hamil

Foto: theguardian.

Pekanbaru, Sayangi.com – Aparat Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Provinsi Riau beserta jajaran menyelidiki kasus pencabulan terhadap P (16) seorang pelajar warga daerah itu .

“Proses pemeriksaan masih terus dilakukan terhadap korban, termasuk hasil visum,” kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo kepada wartawan di Pekanbaru, Selasa (5/11/2013).

Menurut catatan kepolisian, kasus pencabulan terhadap korban pelajar SMA itu dilaporkan oleh pihak korban dan keluarga pada Minggu (3/11/2013).

Kejadian itu menurut pengakuan korban di kepolisian, terjadi pada Juli 2013 sekira pukul 09.00 WIB di rumah pelaku yang berlokasi di Jalan Bangau, Kecamatan Tampan, Pekanbaru.

Pencabulan dilakukan oleh A (20) tetangga rumah korban yang sudah dikenalnya sejak lama.

Menurut keterangan korban, kejadian tersebut sudah tiga kali berawal ketika korban menerima minuman capucino cincau yang diduga telah dicampur dengan zat (obat tidur) hingga membuat kesadaran korban berkurang dan mengikuti semua keinginan tersangka.

Akibat kejadian itu, demikian polisi, korban telah hamil selama empat bulan dan itu menjadi bukti yang cukup kuat untuk menjerat pelaku.

Kasus pencabulan di Pekanbaru telah berulang kali terjadi dan rata-rata pelakunya adalah orang-orang dekat korban.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau DTM. Silitonga mengimbau warga untuk selalu mengantisipasi kejadian tersebut dengan mawas diri.

Sebelumnya warga Kecamatan Sail berinisial BP (38) juga ditangkap aparat dari Polresta Pekanbaru, karena tega mencabuli P (13) putri kandungnya.

Informasi kepolisian menyebutkan, pelapor atas kasus tersebut adalah ibu kandung korban sekaligus isteri sah pelaku.

At (31), pelapor dalam kesaksiannya mengatakan, kejadian tersebut berlangsung pada Jumat (6/9) sekitar pukul 02.30 WIB di rumah korban yang berada di Jalan WR Supratman, Kecamatan Sail.

Pakar psikologi menyatakan, kekerasan atau tindak pelecehan seksual terhadap anak dapat mempengaruhi kondisi psikologi anak yang menjadi korbannya.

Kasus orang tua yang mencabuli anak kandung itu mendapat perhatian dari masyarakat sekitar dan Pekanbaru pada umumnya. Mereka berharap pengadilan memberi hukuman berat agar membuat jera pelaku