Berkas Emir Moeis Sudah P21

Foto: Sayangi.com/Okky

Jakarta, Sayangi.com – Berkas kasus dugaan suap Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tarahan Kabupaten Lampung, yang menimpa Emir Moeis, sudah dinyatakan lengkap atau P21. Kini berkas kasus yang menimpa Emir sudah dalam tahap penuntutan.

Hal itu disampaikan oleh Emir usai menjalani pemeriksaan Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Iya. Lengkapnya, tanya saja ke Jaksa,” ujarnya di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (6/11).

Keterangan yang disampaikan oleh Politisi Partai PDI Perjuangan itu dibenarkan oleh juru bicara KPK, Johan Budi.

“Iya benar, sudah P21,” terang Johan ketika dihubungi.

Emir ditahan di Rumah Tahanan KPK cabang Pomad militer Guntur, Jakarta Selatan setelah diperiksa selama lima jam lebih sebagai tersangka penerima suap Rp 2,8 miliar.

Emir ditahan KPK setelah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka. Namun, Emir baru diperiksa setelah setahun lebih ditetapkan sebagai tersangka. KPK belum pernah memeriksa Emir Moeis dengan dalih proses penyidikan menjadi cukup rumit karena dilakukan di Amerika Serikat.

Dalam kasus itu, Emir diduga menerima suap sebesar Rp 2,8 miliar dari PT Alstom Indonesia. Uang tersebut diduga untuk memuluskan pembangunan proyek PLTU Tarahan pada 2004.

Kasus korupsi PLTU Tarahan terungkap setelah KPK berhasil mengembangkan kasus proyek CIS-RISI di PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) Tangerang yang menjerat Eddie Widiono. Emir disangka melanggar pasal 5 ayat 2, pasal 12 a dan b, pasal 11 dan atau pasal 12 D Undang-Undang nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2001.(GWH)