TKI Overstay: 1 Meninggal, Lansia dan Ibu Hamil Pulang Duluan

Ilustrasi foto: setkab.go.id

Jeddah, Sayangi.com – Pimpinan dan staf KJRI/KBRI di Arab Saudi dan Tim Perbantuan Teknis dari Jakarta masih terus bekerja keras untuk menangani WNI overstayers yang jumlahnya ribuan, demikian dijelaskan Tatang BU Razak, Ketua Tim Perbantuan Teknis dari Jeddah.

Dalam keterangan tertulis yang dikirimkan kepada Sayangi.com pagi ini, Tatang menyebutkan, sampai tanggal 6 November 2013 kemarin, jumlah WNI overstayers yang berada di penampungan Shumaisi, Jeddah, tercatat sudah mencapai 7.885 orang. “Saat ini 32 petugas KJRI dan Tim Perbantuan Teknis dari Jakarta tengah membantu proses pendataan dan penyelesaian dokumen perjalanan,” urai Tatang.

Tatang menambahkan, “KJRI dan tim terus memberi bantuan logistik seperti hari ini sejumlah 3.000 nasi boks, 1.000 roti, 6.000 botol air minum, serta keperluan balita.” Dalam suasana darurat itu, pada 6 November 2013, seorang WNI bernama Didin Jaenudin Sahroji (61 tahun) asal Sukabumi meninggal dunia di penampungan Shumaisi karena sakit. Saat ini jenazah sedang ditangani KJRI dan dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Jeddah.

Disepakati, kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan balita serta mereka yang sakit akan didahulukan pulang.  Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan para pejabat kedua negara pada tanggal 5 November 2013 pukul 22.30 waktu Jeddah. Saat ini penerbangan dari Arab Saudi ke luar negeri cukup sulit, mengingat proses kepulangan jemaah haji masih berlangsung hingga akhir bulan November 2013.

Terus membanjirnya TKI overstay ke tempat penampungan, juga memaksa pihak otoritas Arab Saudi minta agar para WNI overstayers, untuk sementara waktu tidak berdatangan ke penampungan. (MSR)