Cadangan Devisa Oktober Naik 1,3 Miliar Dolar

Ilustrasi foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2013 mencapai 97,0 miliar dolar AS, atau naik 1,3 miliar dolar AS dari posisi akhir September 2013 sebesar 95,7 miliar dolar AS.

Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Peter Jacobs dalam siaran pers, seperti terbaca di laman Sekretariat Kabinet menyebutkan, posisi cadangan devisa tersebut setara dengan 5,5 bulan impor atau setara dengan 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah.
“Bank Indonesia memandang jumlah tersebut cukup aman untuk mendukung ketahanan sektor eksternal dan berada di atas standar kecukupan internasional,” ungkap Peter.

BI mencatat, peningkatan jumlah cadangan devisa pada Oktober 2013 didorong oleh penerimaan dari ekspor migas bagian pemerintah. Seiring dengan kenaikan cadangan devisa tersebut, respon positif pelaku pasar terhadap kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia dan Pemerintah telah mendorong aliran masuk modal asing ke instrumen SBI dan SBN yang pada gilirannya berkontribusi pada meredanya tekanan nilai tukar rupiah di Oktober 2013.

Sementara itu, menyinggung pertumbuhan ekonomi triwulan III/2013, Peter Jacobs menjelaskan, sesuai dengan perkiraan BI terjadi pelambatan. Pada triwulan III/2013 ini, pertumbuhan ekonomi tercatat 5,62% (YoY) atau melambat dibandingkan dengan triwulan II/2013 sebesar 5,83%.

Menurut Peter, perlambatan ekonomi terutama bersumber dari belum kuatnya investasi akibat menurunnya pertumbuhan investasi bangunan dan masih lemahnya investasi non-bangunan. “Net ekspor juga masih lemah akibat masih kuatnya impor. Sementara itu, konsumsi baik konsumsi rumah tangga maupun konsumsi pemerintah menunjukkan peningkatan,” papar Peter.
 
Bank Indonesia memandang perlambatan ekonomi domestik adalah hasil dari kebijakan stabilisasi yang dilakukan oleh Pemerintah dan Bank Indonesia dalam membawa pertumbuhan ekonomi ke arah yang lebih sehat dan seimbang. Dengan perkembangan hingga triwulan III-2013, kata Peter, Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2013 masih dalam kisaran proyeksi sebelumnya di 5,5-5,9%. (MSR)