Ridwan Hakim: Bunda Putri Sudah Tidak Penting

Foto: metrotvnews.com

Jakarta, Sayangi.com – Ridwan Hakim, anak dari Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hilmi Aminuddin diperiksa Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama kurang lebih 5 jam. Ridwan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka dugaan suap kuota daging sapi impor Direktur Utama PT Indoguna Utama, Maria Elizabeth Liman.

Usai pemeriksaan KPK, Ridwan enggan berkomentar banyak. Dia pun tidak mnejelaskan materi pemeriksaan yang dilakukan KPK.

Saat awak media menanyakan soal Bunda Putri yang diduga mempunyai kedekatan dengan SBY. Ridwan menjelaskan bahwa Bunda Putri sudah tidak penting lagi.

“Kan sudah tidak hapening lagi bunda puteri itu,” ujar Ridwan Hakim sambil setengah berlari menuju mobil pribadinya Toyota Rush dengan no polisi B 16 FHP, Jakarta, Kamis (7/11).

Dalam kasus ini KPK menetapkan tersangka Maria Elizabeth Liman yang telah memberikan uang sebesar Rp 1,3 miliar untuk mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq, melaluli rekan kerjanya Ahmad Fathanah.
Pemanggilan Ridwan oleh KPK karena yang bersangkutan pernah bertemu di Malaysia untuk membahas penambahan kuota daging sapi 2013 di Kementan bersama Maria Elizabeth, Luthfi Hasan Ishaaq,  Ahmad Fathanah dan Direktur PT Radina Niaga Mulia Elda Devianne Adiningrat. Dimana pertemuan tersebut diketahui oleh petinggi PKS (Hilmi Aminuddin), sang ayah.(GWH)