Menlu Australia Bernostalgia, Kunjungi Lokasi Spionase di Bali

Foto: news.com.au

Canberra, Sayangi.com – Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop, dikabarkan berangkat ke Bali Democracy Forum yang berlangsung di Denpasar, di tempat yang sama dengan Konferensi PBB 2007, ketika Amerika Serikat dan Australia memata-matai dan melakukan aktivitas spionase di Indonesia.

Menanggapi memanasnya isu kegiatan spionase Australia di Indonesia, menurut Menlu Julie Bishop, tidak akan menimbulkan keretakan hubungan kedua negara. “Kita memiliki hubungan yang sangat dekat,” katanya kepada para wartawan di Australia.

Namun, pemimpin sementara oposisi dari Partai Buruh Tanya Plibersek menuding Menlu Bishop berkontribusi terhadap rusaknya hubungan dengan Indonesia. “Saya tidak yakin Indonesia akan menerima apa yang kita lakukan. Julie Bishop harus memperbaiki kerusakan hubungan yang ia sendiri turut berkontribusi di dalamnya,” tegas Plibersek, yang berstatus Menteri Luar Negeri bayangan.

Oposisi berharap Menlu Bishop pulang dari Bali dengan hasil yang menggembirakan.”Hubungan baik Australia dan Indonesia merupakan faktor penentu stabilitas di kawasan,” kata Tanya Plibersek.

Sementara itu, Pemimpin Partai Hijau Christine Milne mengatakan, akan mendesak pengusutan Senat tentang sejauh mana Australia membantu kegiatan mata-mata Amerika Serikat di kawasan, yang kini dipersoalkan sejumlah negara tetangga Australia, termasuk Indonesia. (MSR/ABC)