Pembangunan Tol Banten Hanya Sampai Menes

Foto : Antara

Pandeglang, Sayangi.com – Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi menyatakan pembangunan jalan tol untuk mendukung pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di daerah itu hanya sampai Kecamatan Menes.

“Hasil rapat koordinasi di Kemenko Ekuin belum lama ini, ditetapkan pembangunan jalan tol yang semula hingga Panimbang menjadi hanya sampai Menes,” katanya di Pandeglang, Banten, Sabtu (9/11).

Jalan tol untuk mendukung KEK Pariwisata itu, kata dia, akan dibangun dengan rute Serang-Lebak-Menes, Kabupaten Pandeglang, sedangkan dari Menes ke Panimbang menggunakan jalan nasional.

Perubahan tersebut, kata dia, karena berdasarkan hasil kajian untuk jalur dari Menes-Panimbang topografinya tidak memungkinkan untuk dibangun jalan tol, karena banyak rawa-rawa.

“Bisa saja dipaksakan tapi sulit dan biaya yang dikeluarkan cukup besar, karena itu diputuskan pembangunan jalan tol hanya sampai Menes saja,” katanya.

Ia juga menyatakan, pembangunan jalan tol tersebut terjadi perubahan pelaksana, yang semula akan ditangani pihak swasta kemudian diserahkan pada pemerintah.

Pihak swasta membatalkan rencana pembangunan jalan tol tersebut karena biayanya cukup tinggi, sementara hasilnya ekonomis yang akan diperoleh belum jelas.

Erwan menyatakan jalan tol tersebut sangat dibutuhkan untuk mendukung pembentukan KEK Pariwisata di kawasan wisata Pantai Lesung, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, pada lahan seluas 1.300 hektare.

Kawasan ekonomi khusus pariwisata tersebut meliputi Kecamatan Sobang dan Kecamatan Panimbang. Nantinya, kawasan wisata Tanjung Lesung dijadikan ‘master design’ pariwisata Kota Air tahun 2020 seperti Venesia, Italia.

Kawasan Tanjung Lesung merupakan objek wisata andalan Provinsi Banten, di samping objek wisata lainnya seperti Pantai Carita. Kawasan ini, “culture heritage” karena lokasinya dekat dengan kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Gunung Anak Krakatau, dan Pulau Umang. (MD/Ant)