Nilai Tukar Petani Lampung Turun 0,16 Persen

Foto : Antara

Bandarlampung, Sayangi.com – Nilai Tukar Petani (NTP) Lampung pada Oktober 2013 turun 0,16 persen akibat turunnya harga komoditas pertanian dan perikanan.

“Pada Oktober harga ketela pohon mengalami penurunan. Harga komoditas perikanan juga turun terutama ikan tongkol dan teri,” kata Kepala Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik Lampung Bambang Widjanarko di Bandarlampung, Sabtu (9/11).

Ia mengatakan turunnya harga berbagai komoditas pertanian pada subsektor tanaman pangan maupun perikanan dan didorong oleh naiknya harga barang dan jasa konsumsi rumah tangga, maka NTP Lampung pada Oktober turun 0,16 persen.

Menurutnya, secara keseluruhan NTP Lampung pada Oktober untuk masing-masing subsektor tercatat sebesar 133,90 untuk padi dan palawija, 112,35 untuk hotukultura, untuk tanaman perkebunan rakyat 126,44, peternakan 107,90 dan 110,40 untuk perikanan.

“Sedangkan untuk NTP provinsi atau gabungan tercatat sebesar 124,64,” kata dia pula.

Ia menyebutkan pada Oktober 2013, tiga subsektor mengalami kenaikan NTP. Subsektor tanaman-tanaman hortikultura naik 0,68 persen, subsektor tanaman perkebunan rakyat naik 0,87 persen, peternakan naik 0,93 persen, sedangkan subsektor perikanan turun 0,51 persen dan subsektor tanaman pangan turun 0,94 persen.

Menurutnya dari 32 provinsi, sebanyak 30 provinsi mengalami kenaikan NTP dan dua daerah mengalami penurunan.

Kenaikan NTP tertinggi terjadi di Provinsi Banten dengan peningkatan 0,155 persen, sedangkan penurunan NTP terbesar terjadi di Provinsi Lampung yang turun sebesar 0,16 persen.

Sementara pada Oktober 2013 inflasi di daerah pedesaan di Provinsi Lampung sebesar 0,61 persen. Inflasi di daerah pedesaan terutama disebabkan oleh naiknya indeks harga pada kelompok bahan makanan, meskipun ada kelompok yang mengalami penurunan. (MD/Ant)