Tunjangan Veteran Masa Suharto Rp1,2 Juta, Saat ini Rp250 Ribu

Foto: Ardhy Fitriansyah

Palembang, Sayangi.com – Di antara kibaran bendera merah putih,  pidato pejabat, lagu Indonesia Raya dan renungan dalam mengheningkan cipta, wajah-wajah tua veteran masih tetap bersemangat mengikuti upacara hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan Ksatria Siguntang, Palembang pada Minggu (10/11).

Tentu tidak banyak lagi para veteran yang masih hidup dan dapat mengikuti upacara mengenang masa-masa perjuangan memperebutkan kemerdekaan Republik Indonesia saat ini. Dari jumlah veteran yang makin berkurang itu, seorang di antaranya adalah H Syamsuddin yang mengaku sedih setiap mengikuti upacara peringatan hari Pahlawan.

Menurut Syamsudin ketika di hari pahlawan seperti ini dia kembali terkenang dengan perjuangan para pejuang yang rela mati demi merebut kemerdekaan.”Setiap mengenang masa perjuangan dulu, saya selalu sedih karena begitu banyak jenderal, mayor yang meninggal untuk berjuang mengusir penjajah,” ujarnya dengan meneteskan air mata.

Meski telah berkorban harta, darah dan bahkan nyawa, kenyataannya pemerintah masih belum maksimal memberikan perhatian kepada para veteran. Menurut bapak 11 anak, saat ini mereka hanya mendapatkan bantuan dari Pemprov sebesar Rp 250 ribu dan pemerintah pusat Rp 120 ribu.

”Pada masa pemerintahan Presiden Suharto bantuan kepada veteran sebesar Rp 1,2 juta. Tapi pada masa pemerintahan sekarang bantuan untuk veteran hanya Rp 250 ribu,” ucapnya.

Ditambahkan oleh pria kelahiran Jombang 17 Agustus 1928 ini, bantuan tersebut sangatlah kecil jika dibandingkan dengan perjuangan mereka mengusir penjajah. Namun, kata dia, saat ini sedang dibuat peraturan presiden yang akan memberikan tunjangan bagi para veteran. ”Kami sangat berharap tunjangan veteran segera direalisasikan,” ucapnya.

Kedepan, Syamsudin juga berharap agar generasi muda terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Mereka sangat prihatin jika melihat generasi muda gontok gontokan. “Ayo kita menjaga situasi agar terus kondusif. Kita jaga terus Indonesia agar tetap damai,” imbuh Letkol Purnawirawan Angkatan Darat (AD) ini.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Veteran Palembang Misbahudin. Dia mengungkapkan, bantuan dari Gubernur untuk para veteran sebesar Rp 250 ribu dan dari pemerintah pusat Rp 250 ribu. Bantuan tersebut diberikan hanya untuk veteran yang masih hidup.”Jadi jika veterannya sudah meninggal, bantuan tersebut putus,” ucapnya.

Saat ini, sambung pejuang trikora ini, pemerintah pusat sedang menggodok PP nomor 12/2013 tentang pemberian tunjangan veteran. Namun keputusan PP tersebut belum disahkan.”PP tersebut akan disahkan sebelum kepemimpinan Presiden SBY berakhir. Kita berharap tunjangan veteran tersebut bisa segera direalisasikan, karena bantuan yang ada sekarang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup,” kata Misbahudin.

Menurutnya, pemerintah harusnya memberikan perhatian kepada para veteran. Apalagi, jumlah veteran jumlahnya terus berkurang. Saat ini jumlah veteran di Sumsel sekitar 800 orang dan di Palembang sekitar 200 orang. “Saat ini kita hanya mendapat gaji pensiun sesuai dengan pangkat. Jumlahnya tentu tidak seberapa untuk memenuhi kebutuhan hidup sekarang,” pungkasnya. (VAL)