Timnas Tak Berdaya di Korut

Foto: Antara

Jakarta, Sayangi.com – Timnas Indonesia yang dipersiapkan untuk Pra Piala Asia 2015 meraih hasil negatif setelah kalah 0-2 dari April 25 Sport Club pada laga ujicoba di Pyongyang, Korea Utara (Korut), Minggu.

Kekalahan anak asuh Jacksen F Tiago pada laga ujicoba sebelum menghadapi Timnas China ini disampaikan oleh Sekretaris Badan Tim Nasional (BTN) Sefdin Syaifudin setelah sebelumnya mendapatkan laporan dari administrator timnas, Budi “Komunikasi dari sana memang sulit termasuk melalui email. Tapi, informasi yang kami dapet, timnas kalah 0-2,” kata Sefdin Syaifudin di Jakarta.

Menurut dia, laporan dari Korea Utara didapat setelah administrator timnas memberikan kabar dengan menggunakan pesawat telepon milik Kedutaan Besar Indonesia di Korea Utara.

Laga Timnas Garuda melawan April 25 Sport Club ini digelar tidak sesuai dengan jadwal sebelumnya. Sesuai dengan rencana awal, pertandingan dengan tujuan adaptasi cuaca ini seharusnya digelar Sabtu (9/11).

Ada beberapa hal yang mengakibatkan pertandingan ujicoba ini diundur diantaranya karena ada kendala administrasi (visa) sehingga berdampak pada kedatangan seluruh pemain timnas dan ofisial.

“Tim baru tiba kemarin. Dan, ada permasalahan visa. Itu membuat pertandingan sulit diselenggarakan,” Sefdin menambahkan.

Dingin Selain masalah visa, Timnas Indonesia setibanya di Korea Utara juga dihadapkan dengan cuaca yang cukup dingin. Kondisi ini jelas akan mempengaruhi kondisi pemain sehingga dibutuhkan waktu menyesuaikan diri.

Setelah menjalani pertandingan ujicoba melawan salah satu klub asal Korea Utara, Boaz Solossa dan kawan-kawan dijadwalkan akan bertolak menuju China, Senin (11/11) dan selanjutnya kembali menjadi latihan.

Selanjutnya, Timnas Garuda besutan pelatih asal Brazil itu akan menjalani pertandingan resmi Pra Piala Asia 2015 Grup C melawan tuan rumah China di Xian, Jumat (15/11).

Saat ini Timnas Indonesia masih terpuruk didasar klasemen Grup C dengan satu poin dari tiga pertandingan. Jika ingin membuka peluang lolos keputaran final, Titus Bonai ditutup mampu memenangkan pertandingan melawan tuan rumah China. (ANT)