Tokoh Agama Persoalkan Predikat Pluralis Hary Tanoe

Foto: Istimewa

Jakarta, Sayangi.com –Tokoh lintas agama Romo Benny Sosetyo mempersoalkan predikat tokoh paling pluralis yang diberikan kepada Hary Tanoesoedibyo (HT). Romo Benny mempertanyakan alasan pemberian predikat paling plural kepada HT oleh Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) pimpinan Boni Hargens.

“Tokoh paling pluralis dari mana, wong bicara tentang pluralisme saja nggak pernah. Apalagi melakukan pembelaan terhadap isu-isu pluralisme,” ujar Romo Benny di Jakarta, Senin (11/11) malam. Ia menambahkan, hasil penelitian yang dilakukan oleh LPI itu aneh ‘bin ajaib’.

LPI menempatkan HT sebagai tokoh muda paling pluralis kedua setelah Joko Widodo, gubernur DKI Jakarta. Di bawah HT ada nama Ali Masykur Musa, Abraham Samad, Anies Baswedan, dan Puan Maharani.

Menurut Direktur LPI Boni Hargen pemberian ranking terhadap tokoh-tokoh itu berdasarkan survei kualitatif dan informasi dari masyarakat yang menjadi penentu opini.

Romo Benny menyangkan cara-cara yang dilakukan LPI memberikan sebuah predikat pluralis untuk kepentingan politik seseorang dengan mengatasnamakan survei. (S2)