Titi Kamal: Kita Butuh Pemimpin Tegas dan Amanah

Foto: Istimewa

Artis cantik Titi Kamal merasa risau melihat kasus korupsi yang marak dimana-mana. Ia mendukung agar koruptor dimiskinkan dan diperberat hukumannya. Itu bisa menjadi peringatan agar pejabat negara tidak seenaknya menyalahgunakan kekuasaan.

Dalam wawancara dengan Sayangi.Com di Jakarta, Selasa (12/11), Titi berharap melalui Pemilu 2014, Indonesia bisa mendapatkan pemimpin yang tegas dan amanah. Berikut petikan komentar dan pandangannya.

Hallo Titi, punya pandangan tentang situasi politik sekarang?
Situasi politik sekarang saya bilang carut marut yah, koruptor marak dimana-mana. Itu menimbulkan krisis kepercayaan di masyarakat terhadap politikus.

Setiap hari memantau berita-berita politik?
Tidak tiap hari memantau sih, cuma sedikit banyak tahu. Capek juga kalau diikuti terus, soalnya gak pernah ada solusi yang bagus juga.

Tentang lembaga parlemen kita, ada pendapat?
Memang sudah ada arah untuk memperbaiki negara, tapi banyak oknum yang menyalahgunakan jabatannya. Jadi kita pesimis melihat DPR sekarang, karena belum ada kemajuan yang signifikan.

Apa yang paling tidak disukai dari perilaku anggota DPR?
Tidak suka perilaku korupsinya. Tapi itu bukan hanya di parlemen, pejabat pemerintah juga banyak yang sewenang-wenang. Itu yang lebih banyak disorot, gak ada habisnya. Sayangnya hukuman koruptor sangat ringan. Jadi banyak koruptor lain bermunculan, karena belum ada tindakan tegas dalam bentuk hukuman yang bisa bikin kapok.

Mestinya, hukuman seperti apa?
Mestinya dimiskinkan. Dananya disita buat negara, dan hukumannya diperberat lagi supaya tidak bertambah subur koruptor di Indonesia.

Jadi, perilaku DPR dan Pemerintah hampir sama?
Maksud saya oknum pejabat lho. Jadi bukan semua anggota DPR seperti itu. Kan ada juga yang berjuang dan kerja baik untuk negara. Jadi, oknum-oknum itu yang membuat masyarakat pesimis.

Soal hutang pemerintah yang sekarang mencapai Rp2000 triliun, punya komentar?
Besar yah, padahal kita punya banyak sumber daya alam yang bisa diekspor dengan baik, bukan malah mengimpor sesuatu yang sebetulnya kita sudah punya. Sebenarnya sektor pariwisata bisa digalakkan untuk menambah devisa negara. Pemiskinan koruptor juga, hartanya bisa diambil untuk negara. Banyak hal yang bisa dilakukan.

Mengenai Calon Anggota Legislatif, mengikuti perkembangannya?
Ah, sudah tidak mengikuti lagi. Yang penting yang terbaik saja, soalnya sudah pesimis juga melihatnya. Mudah-mudahan yang terpilih nanti yang bagus buat rakyat.

Punya pandangan tentang Caleg dari kalangan artis?
Selama mereka bisa mendengar suara hati rakyat dan punya kapasitas di bidangnya, kenapa tidak? Semua orang punya hak. Mudah-mudahan kalau terpilih bisa amanah.

Apa harapan terhadap Pemilu Legislatif dan Pilpres 2014 nanti?
Mudah-mudahan Indonesia bisa mendapatkan pemimpin yang amanah, yang bertanggung jawab dan bisa menyelesaikan masalah negara.

Yang dimaksud amanah dan bertanggung jawab, seperti apa?
Yang tegas, bertanggung jawab dan bisa meminimalisir kerugian negara.

Sudah ada tokoh yang cocok?
Terserah dech siapa, hehe…

Pada Pemilu Legislatif dan Pilpres 2014 nanti, mau menggunakan hak pilih?
Harusnya sih menggunakan hak pilih, tapi belum tahu lah digunakan atau tidak.

Lho, sepertinya pesimis?
Kayaknya, hehee…

Punya cita-cita terjun ke dunia politik untuk memperbaiki keadaan?
Saat ini belum

Mestinya berani dong terjun ke dunia politik?
Tidak tahu deh, soalnya saya termasuk tipe orang yang baru mau ikut kalau betul-betul tertarik dan mendalami bidang itu. Kalau tidak, lebih baik tidak usah dari pada nanti ada masalah di kemudian hari. Mau terjun harus siap total, kalau setengah-setengah mending tidak usah.

Atau mungkin nanti pada Pemilu 2019?
Belum kepikiran sih, hehe..

Pernah ada Partai Politik yang mengajak?
Sudah sih. Dari dulu memang diajakin terus, tapi belum tertarik.

Apa harapan terhadap Pemilu Legislatif dan Pilpres 2014?
Kalau bisa ciptakan politik yang bersih dengan kompetisi yang sehat. Mudah-mudahan saat pemilihan nanti tidak ada intimidasi dari pihak-pihak tertentu. Dan yang jadi pemimpin memang sesuai dengan aspirasi dan pilihan rakyat.

Untuk Pilpres siapa yang mau dipilih. Ada Jokowi, Prabowo, ARB, Wiranto, Hatta?
Jokowi bagus, Jakarta jauh lebih baik dari sebelumnya. Kayaknya lebih optimis ke Jokowi, tapi tidak tahu dech, untuk pilpres belum kepikiran. Tapi sebagai Gubernur Jakarta, Jokowi sudah signifikan hasilnya.

Maksudnya Jokowi Gubernur dulu, baru nanti calon presiden begitu?
Untuk calon presiden belum tahu juga sih