Kuasa Hukum Wawan: KPK Sangat Arogan dan Semena-mena

Foto: Sayangi.com/Emil

Jakarta, Sayangi.com – Kuasa Hukum Tubagus Chaeri Wardhana (TCW), Pia Akbar Nasution, mengatakan bahwa pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sangat arogan dalam menangani kasus kliennya.

Pia menjelaskan dokumen-dokumen pribadi milik Wawan yang tidak ada kaitannya dengan dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) yang sedang dijalani baik kasus suap sengketa pilkada Lebak di Mahkamah Konstitusi (MK) atau kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan di kota Tangerang Selatan.

“Dokumen-dokumen yang tidak terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi yang skarang ini sedang dijalani, kita melihat KPK melakukan tindakan yang sangat arogan, semena-mena melanggar hukum,” Ujar Pia Akbar Nasution di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (13/11/2013).

Pia juga membantah bahwa dokumen yang disita oleh KPK bukan data aset kekayaan Wawan, tapi memang itu dokumen pribadinya saja.

“Itu bukan data aset, dokumen pribadi aja,” jelasnya.

Diketahui, Tubagus Chaeri Wardhana (TCW) merupakan suami Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rahmi Diany. Wawan yang juga Adik Kandung Gubernur Banten, Ratu Atut Choisyah, ditetapkan menjadi tersangka dalam dua kasus yang berbeda, yaitu kasus suap sengketa pilkada Lebak di Mahkamah Konstitusi (MK) atau kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan di Kota Tangerang Selatan.

Dalam kasus Alkes Tangerang Selatan, KPK menetapkan tiga tersangka, yakni Tubagus Chaeri Wardhana, Dadang Prijatna (DP) dari pihak swasta pengusaha PT. Mikindo Adiguna Pratama (MAP), dan Mamak Jamaksari (MJ) Pejabat Pembuat Komitmen kota Tangerang Selatan (PPK).

Sementara dalam kasus suap sengketa Pilkada Lebak di MK, KPK menetapkan tiga tersangka, yaitu Mantan Ketua MK, Akil Mochtar, Susi Tur Andayani, dan Tubagus Chaeri Wardhana. (MI)