2 Rumah Akil di Pontianak Disita KPK

Foto: Sayangi.com/Emil

Pontianak, Sayangi.com – Tim Penyidik KPK, resmi menyita dua unit rumah mantan Ketua MK Akil Mochtar di Jalan Karya Baru No. 20 RT/003, RW/001, Kelurahan Parit Tokaya, Kecamatan Pontianak Selatan, Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (13/11).

Dua unit rumah tersebut lokasinya berdampingan, hanya dipisahkan oleh gang Karya Baru, satu unit rumah Akil Mochtar yang tampak mewah dan satu unit rumahnya yang masih tampak sederhana, selain itu Tim KPK juga tampak menyita sejumlah berkas yang dimasukkan dalam kardus.

Penyitaan tersebut berdasarkan surat perintah No. Sprin.Sita-60/01/10/2013, tanggal 24 Oktober 2013 yang isinya menyatakan tanah dan bangunan ini telah disita dalam perkara tindak pidana pencucian uang dengan tersangka Akil Mochtar.

Tim Penyidik KPK hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi kepada sejumlah awak media terkait penggeledahan rumah mantan Ketua MK Akil Mochtar di Pontianak.

“Nanti ya pak, tolong ya pak,” kata salah seorang penyidik KPK sambil menutup pintu pagar rumah Akil Mochtar di Pontianak.

Pantauan di lapangan Tim KPK sejak pagi sekitar pukul 10.00 WIB, sudah menggeledah rumah Akil Mochtar tersebut. Tim KPK yang dipimpin Novel Bawesdan mendatangi rumah Akil Mochtar berlantai dua itu.

Tim KPK tidak lama berada di sana dan hanya bisa berada diluar rumah Akil Mochtar saja, meskipun sudah ditemani Ketua RT 003 Sukiran.

Kemudian,Tim KPK ditemani Ketua RT 003 Sukiran menggeledah rumah mewah milik mantan Ketua MK Akil Mochtar yang terletak di Jalan Karya Baru No. 20 RT/003, RW/001, Kelurahan Parit Tokaya, Kecamatan Pontianak Selatan, Kalimantan Barat.

Sekitar pukul 13.45 WIB Tim KPK kembali mendatangi rumah mewah Akil Mochtar dengan mengendarai tiga buah unit mobil Kijang Innova.

Rumah mewah yang masih belum dihuni dan masih dalam tahap finishing itu diduga menjadi kantor CV Ratu Samagat, milik istri mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar.

Rumah dengan gerbang pintu terbuat dari kayu berkelas satu ini bergaya minimalis modern, dengan luas sekitar 500 meter persegi, bercat abu-abu dan putih yang dipercantik dengan ornamen batu dengan cat hitam, namun tidak ada plang nama perusahaan CV Ratu Samagat di rumah mewah paling mencolok tersebut.

Seorang warga yang enggan disebut namanya mengatakan rumah yang disita itu sudah sudah ada sejak tahun 1970-an ketika Akil Mochtar masih berstatus sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Pontianak.

“Masak mau disita juga,” kata warga tersebut.(ANT)