4 Tips Menghilangkan Bau Pete atau Jengkol

Sayangi.com – Setelah menyajikan “Khasiat Buah Petai : Obat Kanker, Cacing, Depresi, dll.” pada edisi 14 November kemarin, kali ini, Sayangi.com akan memberikan 4 tips bagaimana meminimalisir bau petai atau jengkol mulai dari cara merebus hingga memasaknya.

Pengetahuan ini didapat dari berbagai sumber dan banyak pengalaman masyarakat yang menyukai buah yang ternyata sangat bermanfaat buat kesehatan tersebut.

Tips pertama, rebuslah pete atau jengkol bersama arang atau kapur sirih. Kemudian digencet pake batu atau alat lain sehingga menjadi pipih.

Tips kedua, rebus jengkol tua itu dengan air yang dicampur dengan abu dapur. Setelah direbus ganti airnya dengan air dingin lalu rendam sekitar sehari semalam. Cara ini selain bisa mengurangi bau mulut setelah makan jengkol, juga bisa mengurangi bau saat kencing atau BAB.

Cara ini juga mengurangi kandungan racun pada jengkol yang bisa menyebabkan orang susah kencing (jengkolan kata bapak saya yang pernah mengalami).

Tips ketiga, rebus jengkol dengan daun jambu kelutuk dan berikan satu sendok bubuk teh. Jengkol idaman pun akan berkurang baunya.

Tips keempat, masukkan jengkol bersama daun salam ke dalam air mendidih. Jangan dimasukkan saat air masih dingin sebab aroma jengkol tidak akan larut.

Komposisi jengkol dan daun salam harus berimbang. Bila terlalu banyak, jengkol justru akan terasa getir saat dikonsumsi. Untuk takaran setengah kilogram jengkol cukup gunakan daun salam 10 hingga 15 lembar.  

Untuk jengkol tua, memasak jengkol membutuhkan waktu selama 30 menit sedangkan jengkol muda yang cukup matang dalam waktu 15 menit.

Perbedaan jengkol tua atau jengkol muda diketahui dari warnanya. Jengkol muda cenderung berwarna hijau pada dagingnya sedangkan jengkol tua berwarna sedikit kekuningan. Jengkol tua juga keras dan licin saat dipegang.

Mudah-mudahan artikel ini akan bermanfaat bagi pembaca. Selamat mencoba.

Berita Terkait

BAGIKAN