Timwas TKI DPR RI Hadiri Sidang Wilfrida Soik di Malaysia

Jakarta, Sayangi.com – Minggu, 17 November 2013 akan digelar sidang lanjutan Wilfrida Soik,TKI asal NTT, di Mahkamah Tinggi, Kota Bharu, Kelantan, Malasyia. Dalam persidangan kali ini akan disampaikan bukti-bukti yang dibutuhkan untuk pembelaan atas dakwaan Jaksa berupa vonis mati terhadap Wilfrida Soik.

Salah satu bukti baru tersebut adalah hasil “Bone-age Examination” (Pemerisaan sains medis untuk menentukan umur tulang manusia). Eksaminasi dilakukan untuk membuktikan bahwa Wilfrida adalah korban dari perdagangan manusia (Human Traficking), di mana pada saat dia pertama kali dipekerjakan oleh majikannya yang bersangkutan adalah di bawah umur.

Sidang kali ini akan dihadiri Tim Pengawas TKI DPR RI yang terdiri dari Adang Darajatun (Ketua Delegasi Timwas/Wakil Ketua Timwas), Poempida Hidayatulloh (Wakil Ketua Timwas), Rieke Diah Pitaloka (Anggota Timwas), dan Pius Lustrilanang (Anggota Timwas). Kehadiran Timwas TKI DPR RI ini dalam rangka memberikan dukungan politis dan moral bagi kasus yang melanda Wilfrida secara khusus dan kasus TKI/WNI lainnya.

Menurut Poempida, Timwas TKI DPR telah melakukan komunikasi “Parliament to Parliament” dengan Dewan Rakyat Parlimen Malaysia dalam membicarakan kerja sama antar Parlemen untuk mengakselerasi penyelesaian masalah yang terjadi berkaitan dengan para TKI ini.

Hal yang juga penting pada persidangan ini sebuah terobosan telah dilakukan dalam memecah kebekuan kerja politik di Indonesia.

“Kehadiran¬† Timwas¬† yang hadir dari berbagai fraksi merupakan contoh konkret bagaimana seharusnya DPR bersikap atas kasus-kasus yang menyangkut nasib rakyat,” ujar Poempida.

Tuntutan Pasal 302 tentang pembunuhan berencana dari Jaksa Penuntut, melalui proses persidangan dapat diringankan dengan berkas bukti-bukti baru tersebut. (S2)