Naiknya PPH Pasal 22 Bisa Perbaiki Neraca Perdagangan

Foto: bloomberg

Jakarta, Sayangi.com – Kata Menteri Keuangan Chatib Basri, rencana Pemerintah terkait PPh Pasal 22 tentang impor barang konsumsi tidak saja akan membantu perbaikan neraca transaksi berjalan (current account) tetapi juga capital account.

“Secara menyeluruh, pengaruhnya baik untuk perbaikan di dua sisi itu,” tegas Chatib ketika ditemui Sayangi.com di Gedung Prijadi II, Kementerian Keuangan, Jakarta. Menurut dia, kebijakan terhadap PPh Pasal 22 terkait impor barang konsumsi ini, akan berjalan berbarengan dengan beberapa pengaturan terkait sisi ekspor, agar dapat memberikan dampak yang lebih besar terhadap neraca transaksi berjalan.

“Kombinasi antara ekspor dan impornya ini akan membantu untuk menurunkan yang namanya current account,” pungkasnya.

Sebelumnya dikabarkan, Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan berencana menaikkan besaran pajak PPh Pasal 22 khusus untuk barang konsumsi dari besaran 2,5 persen hingga mencapai 7,5 persen. Langkah tersebut diyakini Pemerintah akan menekan besaran impor perusahaan-perusahaan penjual barang konsumsi lewat sedikit tekanan pada cash flow-nya, sehingga dapat mengurangi besaran sisi impor dalam neraca perdagangan. (MSR)