BI Ajak Lembaga Keuangan Investasi di SUN Valas

Ilustrasi foto: Setkab

Jakarta, Sayangi.com – Bank Indonesia (BI) akan mengajak lembaga keuangan non-bank, yakni perusahaan-perusahaan asuransi untuk lebih memperluas gerak usaha jasa keuangannya di pasar perdana dan sekunder dengan menginvestasikan dana asing mereka dalam bentuk Surat Utang Negara (SUN) Valua Asing (Valas).

Direktur Eksekutif Departeman Komunikasi BI, Difi A Johansyah mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya akan bertemu dengan perusahaan-perusahaan jasa keuangan tersebut untuk bisa “bermain” di pasar perdana dan sekunder SUN Valas. “Kira-kira enam bulan ke depan kami akan bertemu dengan (perusahaan-perusahaan) asuransi untuk mengajak mereka berinvestasi dalam bentuk SUN Valas di pasar perdana dan sekunder,” tuturnya di Kantor BI, Jakarta, Kamis (28/11).

Menurut dia, perusahaan jasa keuangan asuransi seharusnya menguntungkan menanamkan dana asingnya dalam bentuk SUN Valas, baik di pasar perdana maupun pasar sekunder karena itu dapat mengisi tingkat risiko yang mungkin terjadi ketika ada gejolak terhadap nilai tukar rupiah.

“Mereka harus suka bermain di sini. Valas mereka ‘kan itu utang jangka panjang, baiknya ditaruh dalam bentuk aset jangka panjang juga yaitu SUN Valas. Sehingga kalau ada pelemahan terhadap rupiah tingkat risikonya tidak begitu tinggi,” jelasnya. (MSR)