Marah Dituduh Konspirasi, Ronaldo Ancam Boikot Ballon d’Or

Foto: soccerlens

Madrid, Sayangi.com – Cristiano Ronaldo mengancam memboikot Ballon d’Or setelah menuduh Presiden Uefa Michel Platini berusaha memprovokasinya.

Sebelumnya, petinggi sepakbola Eropa itu mempertanyakan keputusan FIFA yang memperpanjang batas waktu pemungutan suara untuk pemain terbaik dunia hingga 29 November. Diduga pengunduran waktu tersebut dilakukan untuk memenangkan Cristiano yang pada 20 November mencetak hattrik untuk mengantarkan Portugal ke Putaran Piala Dunia di Brasil 2014. Padahal waktu yang ditentukan FIFA sebelumnya pada pertengahan bulan, yakni 15 Nopember.

Oleh karenanya, sejumlah media Spanyol mengklaim apa yang dikatakan Presiden UEFA asal Prancis itu serius.

Ronaldo menolak merespons ucapan Platini dan mengancam tidak datang ke acara penghargaan yang dijadwalkan digelar pada 13 Januari tahun depan di Zurich.

“Saya pikir Platini mencoba memprovokasi saya. Saya tidak akan merespons,” kata pemain 29 tahun dalam perjalanan ke Madeira jelang pembukaan museum pribadinya.

“Di hari penghargaan Ballon d’Or, saya mungkin berada di Spanyol atau Zurich atau mungkin di Madeira.”

Pemain berkebangsaan Portugal absen di dua laga terakhir, karena mengalami cedera paha, setelah tampil sebagai starter di 18 laga pembuka Los Blancos musim ini. Saat ini, Ronaldo dijagokan bursa taruhan untuk memenangkan Ballon d’Or, di atas Franck Ribery dan Lionel Messi.

Namun demikian, penentuan pemain  terbaik tahun dianggap paling sulit. Penyebabnya tiga kandidat terkuat, yakni Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, dan Frank Ribery punya catatan yang sangat berbeda satu sama lain.

Bila diukur dari prestasi Bayern Muenchen musim lalu yang meraih treble, Frank Ribery paling diuntungkan. Sedangkan Messi mampu menggenggam Trofi La Liga dan menjadi top skor musim. Sementara Ronaldo dipandang memberikan sumbangsih besar terhadap Real Madrid, meski tidak menggenggam satu trofi pun musim lalu.