Kepergok Mencuri Bandit Curanmor Ditembak Polisi

Sayangi.com

Mataram, Sayangi.com – RYD alias RY(20) satu dari empat komplotan pencuri sepeda motor, ditembak tim opsnal Polsek Cakranegara saat kepergok mencuri, Selasa (10/12) dini hari.

“Tim kami terpaksa melepas tembakan karena pelaku membawa senjata tajam dan sempat melakukan perlawanan,” kata Kompol Gede Sukma Wirawan Kapolsek Cakranegara di Mataram.

Menurut Sukma, kejadian tersebut berawal saat keempat tersangka membuka gerbang rumah korban Huriah (40) warga Gerung Butun Barat, Sandubaya, yang saat itu tengah tertutup rapat. Keempatnya menyasar dua sepeda motor milik korban, yang pada saat kejadian terparkir di halaman rumah.

Dua orang pelaku yaitu RY dan satu kawannya bertugas menjadi ‘pemetik’ sepeda motor, sementara dua pelaku lainnya berjaga di depan pintu gerbang melihat situasi. Dengan menggunakan kunci pas dan kunci leter T, pelaku berhasil merusak dan menguasai sepeda motor milik korban.

Naasnya, ketika sepeda motor telah berhasil dikuasai dua pelaku, Huriah korban sekaligus pemilik rumah memergoki aksi pelaku dan berteriak maling. Tim opasnal yang saat itu berada di lokasi kejadian langsung meluncur ke TKP.

Sukma mengatakan, Polisi yang saat itu berusaha menghentikan aksi pelaku sempat mendapatkan perlawanan. Pelaku menodongkan sebilah golok kepada petugas, hingga akhirnya berhasil dilumpuhkan. Polisi melepas tembakan ke arah kaki kiri pelaku.

Saat ini Polisi berhasil mengamankan satu orang pelaku RY,yang berasal dari Dusun Awang,Desa Mertak, Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Sementara tiga pelaku lain yang saat ini belum diketahui identitasnya, berhasil melarikan diri dari kejaran petugas.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti yang diduga digunakan pelaku saat melakukan aksi berupa, satu buah kunci pas, empat buak kunci leter T, satu buah golok, tas milik pelaku dan satu buah dompet.

Selain itu, polisi juga mengamankan dua sepeda motor milik korban yang gagal dibawa pelaku, yaitu sepeda motor jenis Vario bernomor polisi DR3065BC dan sepeda motor jenis tiger bernomor polisi DR5971DT.

Atas kejadian ini pelaku terancam terjerat pasal 363 pasal satu, dengan ancaman hukuman minimal tujuh tahun penjara. (MD/Ant)