Pertamina Bertekad Masuk 100 Besar Perusahaan Dunia

Antara

Medan, Sayangi.com – PT Pertamina (Persero) bertekad bisa masuk dalam kategori 100 perusahaan besar dunia dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang dimiliki badan usaha milik negara itu.

Tekad itu disampaikan General Manager Marketing Operation Pertamina Region I Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) Jumali dalam perayaan HUT Pertamina ke-56 di Medan, Selasa (10/12).

Untuk meningkatkan kinerja dalam merealisasikan tekad menjadi 100 perusahaan besar dunia tersebut, pihaknya rutin mensosialisasikan slogan “Ayo Pertamina Mendunia”.

Selama ini eksistensi dan keberhasilan Pertamina telah diakui sehingga menjadi perusahaan pertama milik Indonesia yang masuk dalam 500 perusahaan terkemuka di dunia versi Fortune Global 500.

Dengan berbagai keberhasilan yang diawali dengan komitmen peningkatan pelayanan, saat ini Pertamina telah meraih peringkat ke-122 besar perusahaan di dunia.

“Dalam ulang tahun ke-56 ini, kami berharap ke depan Pertamina bisa masuk ke dalam jajaran 100 besar perusahaan-perusahaan top dunia,” katanya didampingi External Relation Marketing Operation Region I Sumbagut Fitri Erika.

Menurut Jumali, cukup banyak aspek yang dapat menjadi faktor pendukung untuk menjadikan Pertamina sebagai salah satu dari 100 perusahaan besar dunia tersebut, terutama dari aspek finansial.

Jika dilihat dari aspek dividen, perusahaan yang dapat dikategorikan dalam 100 besar dunia dalam Fortune Global 500 tersebut adalah perusahaan yang mampu menghasilkan keuntungan di atas Rp35 triliun.

Dari aspek dividen koorporasi, Pertamina mulai mendekati persyaratan tersebut karena menjadi badan usaha milik negara (BUMN) yang menjadi penyumbang dividen paling besar yakni Rp27 triliun.

“Jadi, Pertamina sedang membangun ke arah itu,” katanya.

Dalam kegiatan itu, ditampilkan pidato Dirut Pertaminan Karen Agustiawan yang memberikan apresiasi untuk seluruh jajaran BUMN tersebut, sehingga Pertamina mampu masuk dalam 500 perusahaan besar dunia versi Fortune Global 500.

Namun, untuk mencapai cita-cita sebagai 100 perusahaan besar dunia itu, pihaknya terus menegaskan untuk mempertahankan kinerja perusahaan yang telah “on-track” dan menyegarkan kembali ukuran pencapaian kinerja, termasuk dalam menjadi “Asia Energy Champion 2025”.

Ia mencontohkan tentang pentingnya mempertahankan bisnis eksisting sebagai landasan bisnie energi Pertamina yang meliputi optimalisasi bisnis E&P, midstream gas, pengolahan, BBM industri, pelumas, dan niaga.

Seluruh jajaran pertamina juga diharapkan dapat mengembangkan bisnis-bisnis baru, meliputi petrokimia, batubara, bioenergi, listrik, dan berbagai potensi sumber daya energi lainnya.

Jajaran BUMN tersebut juga diminta untuk memastikan efisiensi PSO yang meliputi BBM, elpiji, dan bisnis perkapalan.

Dalam HUT ke-56 tingkat Sumabagut itu, Pertamina Region I memberikan rangkaian bantuan dari dana tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) dan Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) kepada sejumlah organisasi, mulai dari lembaga pendidikan, kesehatan, hingga sarana dan prasarana.

“Total bantuan mencapai Rp1,5 miliar yang dibagikan kepada masyarakat di sekitar lingkup operasi Pertamina. Ini merupakan salah satu tanggungjawab Pertamina,” kata Jumali. (MD/Ant)