Tanaman Pepaya di Dua Kecamatan Langkat Terserang Virus

Foto: pupukorganikcairdewisri.blogspot.com

Langkat, Sayangi.com – Tanaman pepaya milik petani di Kecamatan Sei Bingei dan Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara diserang virus ring spot menyebabkan buah dan bunga rontok dan daunnya mengering.

“Ada dua kecamatan di Langkat tanaman pepaya diserang virus yaitu Sei Bingei dan Selesai,” kata Koordinator Pengamat Organisme Pengganggu Hama Tanaman Dinas Pertanian Langkat, Miswandi di Stabat, Minggu (12/15).

Pohon pepaya yang diserang ring spot virus itu disebabkan oleh virus. Kerusakan terjadi di antaranya pada buah, bunga rontok, daun mengecil, menguning, mengering, selain itu ditemukan bercak-bercak bulat di buah, rasa buah kurang manis bila sudah besar, katanya.

Miswandi menjelaskan ditaksir sekitar 35.695 batang tanaman pepaya yang berada di dua kecamatan itu yang diserang virus.

Dari yang ada datanya itu, untuk kecamatan Sei Bingei ring spot virus menyerang tanaman pepaya sebanyak 29.000 batang baik itu serangan ringan, sedang maupun berat.

Dari 29.000 batang yang diserang ring spot virus itu 8.000 batang terpaksa dimusnahkan oleh petani, agar virus tersebut tidak terus merusak pertanaman pepaya, katanya.

Ketika ditanyakan upaya pengendalian terhadap serangan ring spot virus terhadap ribuan tanaman pepaya petani di dua kecamatan itu, Miswandi menjelaskan sekarang ini sedang dilakukan pemusnahan (eradikasi), terhadap tanaman yang terserang, agar tidak menyebar ketanam lainnya.

Selain melakukan pengendalian vektor virus, serta melakukan penanaman bibit sehat, yang varitasnya tidak mudah diserang virus.

Miswandi mennyampaikan juga bahwa Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara telah mengedarkan surat untuk menarik dari pasaran benih varietas “Orange Lady” dari Singapura.

“Varietas yang datang dari Singapura ini supaya ditarik dari peredaran sesuai dengan instruksi Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara,” katanya.

Dalam kesempatan terpisah Pengaman Hama Tanaman di kecamatan Selesai Suparman menjelaskan bahwa ada 6.695 batang pepaya yang kini mengalami kerusakan akibat diserang ring spot virus.

Suparman merinci di tiga desa yang ada yaitu desa Lau Mulgap 4.120 batang pohon pepaya, desa Nambiki 2.275 batang, dan desa Padang Cermin 300 batang, katanya.

“Petani juga sudah dianjurkan untuk segera melakukan perhatian serius, agar bisa menyelamatkan tanaman pepaya agar tidak semakin ruak,” kata Suparman.