Kisah Monty, Anak yang Berani Tolak Saran Guru Demi Keyakinannya

Foto: Sayangi.com/istimewa

Sayangi.com – Sebuah kisah tentang Monty Roberts, seorang anak dari pelatih kuda. Saat kecil, kehidupan ayahnya yang merupakan seorang pelatih kuda tidaklah stabil. Ia selalu berpindah-pindah dari satu peternakan ke peternakan lain, untuk melatih kuda. Dengan demikian, pendidikan sekolah Roberts kecil selalu terganggu dengan tradisi itu.

Suatu hari, seorang guru memintanya untuk menulis impiannya suatu saat nanti. Tanpa berpikir panjang, ia menulis tujuh halaman tentang tujuannya untuk menjadi seorang pemilik peternakan kuda. Ia menulisanya dengan sangat detil dan menarik, termasuk lokasi bangunan dan kandang kuda tersebut dan bahkan rencana rinci dari peternakan tersebut.

Dua hari kemudian, ia menerima tulisannya kembali dengan diberi nilai “F” di halaman depan. Setelah masuk kelas, ia memberanikan diri bertanya pada Sang Guru, “Mengapa saya mendapatkan F?”. Guru menjawab: “Mimpi ini begitu tidak realistis untuk anak laki-laki seperti kamu, yang tidak memiliki uang, tidak punya sumber daya dan datang dari keluarga yang punya tradisi pindah-pindah (pengembara). Tidak mungkin kamu bisa mencapai tujuan besar ini satu hari nanti.”

Lalu guru meminta Robert untuk menulis ulang tujuan yang lebih realistis.

Anak itu pulang ke rumah dan bertanya pada ayahnya, apa yang harus ia lakukan? Sang ayah menjawab: “Keputusan ini sangat penting bagimu, Nak. Jadi, kamu harus memutuskan berdasarkan pikiranmu sendiri tentang hal ini.”

Beberapa hari kemudian, anak itu membawa kertas yang sama kepada gurunya, tak ada perubahan yang dilakukan. Makalah yang ia buat sebelumnya, ia bawa kembali tanpa ia ubah sedikit pun. Lalu, ia berkata pada gurunya: “Jagalah F Anda, dan saya akan terus menjaga mimpi saya.”

Kini, Monty Roberts sudah memiliki rumah seluas 4.000 kaki persegi di tengah-tengah peternakan kuda miliknya seluas 200 acre. Ia juga memiliki koran sekolah.

Pelajaran dari kisah ini adalah, Anda harus mengikuti kata hati dan tidak pernah membiarkan siapa pun untuk mencuri impian Anda. (inspirationalstories.eu)