Ibu ini Setiap Hari Menelpon Anaknya yang Sudah Meninggal

Taiwan, Sayangi.com – Di Taiwan ada seorang ibu yang berusia 70 tahun yang selalu setia menelpon anaknya Qingqiao, yang sebenarnya sudah meninggal dunia 3 tahun lalu.

Dikala dia menelpon anaknya, lalu ia akan mendengar bunyi pesan yang berasal dari suara anaknya ”Maaf, saya sedang sibuk sekarang, silahkan tinggalkan pesan.” Tiap kali mendengar suara anaknya itu, sang ibu tersenyum dan terlihat tampak sangat bahagia.

Walaupun dia mengetahui bahwa sebenarnya anaknya tersebut tidak sedang menerima telepon darinya, akan tetapi dia akan dengan senang menjawab “Nak, sekarang kamu sedang sibuk dan saya akan menghubungimu lagi besok!”

Satu kalimat dalam pesan suara yang terdengar akrab dan ramah ini adalah satu-satunya cara bagi ibu tua ini untuk dapat merasakan kehadiran sang anak. Hal tersebut layaknya seperti kunci ajaib untuk selalu mengingat semua kenangan terhadap putrinya.  Karena itu pulalah, walaupun  setelah sang putri meninggal dan tidak menggunakan teleponnya lagi, tetapi ibunya masih tetap membayar biaya bulanan tepat waktu.

Namun pada suatu hari, pesan suara itu menghilang dan digantikan dengan bunyi suara bip satu kali. Seketika, ibu tua ini tampak panik dan dengan bersusah payah mencoba untuk terus berulang kali menelpon anaknya. Namun lagi-lagi yang didengar hanya suara dari operator layanan.

Lalu ibu ini pun mencoba mendatangi pihak telekomunikasi dan menanyakan hal tersebut. Pihak telekomunikasi menjelaskan kalau mereka sudah menginformasikan pada seluruh pelanggan melalui SMS. Dalam SMS tersebut dikatakan bahwa sistem suara akan diperbaharui untuk itu bagi para pelanggan yang tidak ingin pesan suara lamanya menghilang dan tergantikan diharuskan meninggalkan pesan dengan ucapan suara pesan yang lama untuk disimpan kedalam sistem yang baru. Jika hal tersebut tidak dilakukan, maka pesan suara yang lama akan menghilang.

Melihat apa yang terjadi pada ibu tua ini, petugas layanan mencoba untuk membantu sang ibu agar dapat menemukan kembali suara anaknya yang hilang. Mereka menghabiskan waktu selama satu bulan untuk mencari data dari jutaan pengguna kotak pesan suara lama. Akhirnya mereka menemukan rekaman pesan suara putrinya untuk kemudian kembali dimasukan kedalam sistem ponsel sang putri. Hingga Ibu Qingqiao bisa mendengarkan kembali pesan suara putrinya.

Selain itu agar nenek tua ini tidak kehilangan suara putrinya lagi, pihak perusahaan membantunya dengan menyalin pesan suara itu ke sebuah CD dan memberikan kepada ibu Qinqiao sebagai hadiah untuknya. (VAL/bublenews)