Sharapova Tersingkir, Azarenka Ke Perempat Final

Foto: BBC

Melbourne, Sayangi.com – Unggulan ketiga Maria Sharapova tersingkir dari turnamen tenis Australia Terbuka ketika berhadapan dengan pemain dari Slowakia, Dominika Cibulkova, Senin, merupakan kekalahan terbesar dalam beberapa hari ini.

Petenis Rusia itu, yang meminta istirahat pada pergantian set kedua dan ketiga, kalah 3-6, 6-4, 6-1 lawan unggulan ke-20 itu pada putaran keempat, menyusul yang dialami Serena Williams.

Cibulkova belum pernah lolos dari putaran keempat dalam enam turnamen sebelumnya di Melbourne, kendati ia masuk putaran delapan besar dalam semua tiga turnamen Grand Slam.

Kemenangannya yang mengejutkan itu membuat ia maju ke putaran berikutnya di perempat final dan akan bertemu dengan unggulan delapan dari Serbia Jelena Jankovic atau pemain dari Romania Simona Halep, unggulan ke-11.

“Saya 100 persen yakin akan dapat memenangi pertandingan. Saya tidak pernah khawatir dengan keadaan saya, kendati saya kalah pada set pertama,” katanya.

“Saya tahu apa yang harus saya lakukan. Hal terpenting adalah percaya pada diri sendiri,” katanya.

Hasil pertandaingan itu merupakan kejuatan lain dalam pertandiangan tunggal putri, setelah sebelumnya unggulan utama Serena Williams kalah atas Ana Ivanovic pada laga Minggu.

Sementara itu, Victoria Azarenka berada pada jalur yang benar dalam usaha meraih gelar Australia Terbuka ketiga kalinya, ketika menang 6-3 6-2 atas unggulan ke-13 Sloane Stephens pada pertandingan putaran keempat, Senin.

Dengan tersingkirnya unggulan ketiga Maria Sharapova dan petenis nomor satu dunia Serena Williams –pada putaran keempat — maka Azarenka menjadi pemain favorit untuk mempertahankan mahkotanya dan menjadi pemain putri pertama yang memenangi gelar Australia Terbuka tiga kali berurutan, setelah Martina Hingis (1997-99).

Azarenka dan Stephens bermain kontroversial pada semi final tahun lalu dan pertemuan mereka Senin nyaris membuka peluang terjadi lagi hal sama, ketika pukulan keras yang dilancarkan Stephens menerpa paha bagian atas lawannya pada set pertama.

Pemain dari Belarusia itu kelihatan seolah mengacuhkan permintaan maaf Stephens dan kembali melakukan pukulan sama beberapa waktu kemudian.

Azarenka kemudian menguasai permainan dan menekan lawannya dari “baseline” dan memanfaatkan beberapa kesalahan yang dilakukan pemain berusia 21 tahun itu, sampai akhirnya memenangi pertandingan dalam waktu 91 menit.