Djan Farid Membangun Lagi 250 Ribu Hunian Warga Miskin

Antara

Jakarta, Sayangi.com – Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz telah membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki rumah layak huni dalam mengatasi “backlog” (kekurangan) perumahan di Tanah Air.

“Kemenpera akan terus fokus membantu masyarakat untuk membangun serta memiliki rumah yang layak huni,” kata Djan Faridz dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (24/1).

Menpera mencontohkan sejumlah program seperti bedah rumah, sarana MCK komunal serta rumah susun sewa yang dibangun Kemenpera di sejumlah wilayah Indonesia.

“Saya harap program ini bisa membantu masyarakat serta Pemda setempat untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal agar lebih layak huni,” ujarnya.

Sejak dirinya menjabat Menpera, ucap Han Farid, Kemenpera telah membantu sekitar 25.000 rumah warga miskin untuk dibedah.

Kini, imbuhnya, jumlahnya ditingkatkan menjadi 250.000 unit rumah per tahun, sehingga lebih banyak MBR yang menerima bantuan itu.

Pernyataan Djan Farid itu untuk menjawab LSM Indonesia Property Watch yang mendesak pemerintah memberikan perhatian kepada insentif rumah murah untuk mengatasi banyaknya MBR yang belum memiliki tempat tinggal.

“Di tengah kejenuhan pasar properti khususnya segmen menengah atas, sebaiknya pemerintah memberikan perhatian bagi insentif rumah murah,” pinta Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghanda.

Insentif rumah murah itu, papar Ali Tranghada, seiring naiknya suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) yang sudah pasti menggerus daya beli masyarakat untuk memiliki rumah.

Dalam pandangan Tranghada Kemenpera belum efektif dalam menjalankan program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Untuk itu, lanjutnya, FLPP yang dimaksud agar MBR dapat lebih mudah dalam memiliki rumah, selain itu perlu subsidi selisih bunga bagi kalangan menengah sehingga semua lapisan masyarakat berkesempatan memiliki rumah. (MD)