Gifari Mengaku Pingin Nangis Waktu Nyanyi Bareng SBY

Foto: preisdenri.go.id

Kuningan, Sayangi.com – Dua kali meraih penghargaan Adiwiyata menunjukkan SMP Negeri 1 Kuningan, Jawa Barat, adalah sekolah yang peduli terhadap lingkungan. Bukan saja fisik, namun juga lingkungan belajar-mengajar. Kesanalah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ani Yudhoyono berkunjung, Selasa (4/2) pagi ini.

Didampingi Kepala Sekolah Jaza A. Zaenudin dan beberapa guru, SBY dan Ani melihat hampir semua ruangan yang ada di sekolah itu, seperti ruang guru, ruang belajar, perpustakaan, dan laboratorium. Kegiatan belajar-mengajar di sekolah ini memang tidak dihentikan. Namun para siswa yang sebagian besar masih berada di kelas tampak tidak sabar menunggu kehadiran SBY. Ketika mendengar keriuhan di luar, mereka spontan melongok ke luar dari balik jendela.

“Bapaakk, Pak SBY,” teriak sejumlah siswa kelas 7 dari jendela ruang kelasnya, seperti dilukiskan oleh laman Presiden RI. Sekelompok siswa yang tergabung dalam grup vokal pun menyambut SBY dan Ani dengan lagu “Mentari Bersinar”. Karena SBY ikut bernyanyi, para siswa dan guru tampak kaget, namun setelah itu bersorak kegirangan. Lagu itu ciptaan SBY, yang digubah saat berkunjung ke Merauke, Papua. “Di Merauke lah orang mengatakan Matahari dikirim dari timur untuk saudara-saudara ke seluruh Indonesia. Terima kasih ya anak-anak lagunya telah dinyanyikan,” kata SBY.

Gifari, salah satu anggota grup vokal, mengaku senang bisa bernyanyi bersama Presiden SBY. Siswa kelas 8 tersebut menuturkan, peristiwa hari ini menjadi salah satu pengalaman hidup yang tak akan dilupakannya. “SBY kan orang nomor satu di Indonesia, terus bisa nyanyi bareng. Enggak nyangka. Tadi pengen nangis tapi malu. Pengalaman paling keren dan enggak akan dilupain sampai tua,” Gifari menuturkan.

SMPN 1 Kuningan meraih Penghargaan Adiwiyata pada tahun 2010 dan 2011. Penghargaan ini menunjukkan bahwa sekolah tersebut telah berwawasan lingkungan, kondisinya baik sebagai tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah. “Sejak 2006, SMPN 1 Kuningan telah menjadi sekolah dengan standar nasional, baik dari sisi prestasi maupun sarana dan prasarana, kurikulum, serta fisik. Alhamdulillah, kami juga fokus pada sekolah berwawasan lingkungan. Walau tidak terlalu luas, namun kami berusaha agar sekolah tetap asri. Kami berkomitmen dengan Penghargaan Adiwiyata yang telah diberikan kepada SMPN. 1 Kuningan,” ujar Kepala Sekolah Jaza A. Zaenudin. (MSR)