Mengenal Komikus “Superman dan Batman” dari Tulung Agung

indonesiaproud.wordpress.com

Jakarta, Sayangi.com – Siapa yang tidak mengenal komik Superman dan Batman, mungkin sebagian besar masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan dan usia juga tahu akan sosok kartun heroik Batman dan Superman ini. Namun tahukah anda siapa orang yang membuat goresan dalam komik terkenal tersebut. Tidak ada yang pernah menyangka bahwa yang menghidupkan sosok Superman dan Batman dalam komik itu adalahArdian Syaf, komikus asal Tulungagung. Ardian lahir dan dibesarkan di desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Ardian yang akrab dipanggil Aan mengatakan bahwa dirinya sejak kecil memang bercita-cita menjadi seorang komikus. Aan memang memiliki bakat menggambar dari sang ayah yang juga merupakan seorang pelukis. Kecintaan awal Aan terhadap komik terjadi ketika dirinya masih duduk di kelas I SD. Saat itu Aan mendapatkan hadiah sebuah komik dari majalah Bobo karena telah mengirimkan jawaban Teka Teki Silang. Sejak itulah Ardian menjadi lebih giat belajar membuat komik.

                

indonesiaproud.wordpress.com

Kecintaan Aan terhadap komik ini juga ternyata mendapat dukungan penuh dari kedua orang tuanya terutama sang ayah. Ayahnya kerap kali membelikan Aan berbagai jenis komik untuk dibacanya, tidak hanya itu ayahnya juga sering mendaftarkan anaknya dalam kejuaran lukis nasional. Setelah sering menjuarai perlombaan lokal maupun nasional, pada akhirnya Aan pun mantap mengambil keputusan untuk menggantungkan hidupnya pada seni lukis.

Setelah dirinya lulus kuliah pada tahun 2004 Aan mencoba untuk mengirimkan lamaran ke digitalwebbing.com. Digitalwebbing.com adalah sebuah situs internasional yang menjadi forum bagi para komikus sedunia untuk mendapatkan proyek komik di berbagai negara. Namun selama dua tahun dirinya bergabung dengan forum tersebut, Aan tidak kunjung mendapatkan tawaran untuk bekerja sama, yang ada hanya ajakan kerja sama untuk menggarap komik debutan namun tanpa bayaran. Akan tetapi proyek tanpa bayaran yang ia terima ini dijadikannya sebagai ajang untuk mengasah kemampuannya dalam menggambar.

Selain itu Aan juga kerap kali menerima beberapa proyek kecil dengan bayaran hanya sekitar 25 dollar AS per halaman.  Tidak hanya itu Aan juga menerima pengerjaan sebagai penata letak buku Lembar Kerja Siswa yang hanya dibayar per lembarnya sebesar Rp.2.500. Merasa hasil yang didapatkannya tidak mencukupi lantas Aan mencoba melamar disebuah koran lokal sebagai penata letak.
    
Namun ditengah kesulitan yang menimpanya, salah seorang penulis naskah komik asal Irlandia bernama Catie mengirim e-mail dan memberikan informasi mengenai lowongan pekerjaan dari penerbit yang cukup ternama di AS, Dabel Brothers Publishing sebagai seorang penciler untuk komik Dresden Files. Kemudian pada akhirnya Aan dipercaya untuk menggarap komik Dresden Files. Sejak saat itulah karir Aan mulai dilirik penerbit International. Dari mulai DC comis, Marvel sampai agensi komic Dynamite, mereka mulai mempercayakan Aan untuk menggarap berbagai jenis komik. Sebut saja komik Batman, Superman, Batgirl, Aquaman, X-Men da juga Phantom yang merupakan buah karya Aan selama ini.

Begitulah proses kreatif Aan, komikus terlaris di dunia yang membanggakan. (berbagaisumber/kickandy.com)