Dahlan Iskan: Maret Nanti Merpati Terbang Lagi

Ilustrasi foto: wikimemedia

Jakarta, Sayangi.com – Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, PT Merpati Nusantara Airlines (Merpati) tengah memasuki masa konsolidasi, sehingga wajar jika operasional perusahaan dihentikan sementara.

“Selama konsolidasi, Merpati (terpaksa) tidak terbang. Karena kondisinya jika (dipaksa) terbang maka semakin rugi,” kata Dahlan, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (4/2). Masih kata Dahlan, pesawat Merpati, terutama jenis jet jika dipaksakan dioperaskan akan semakin merugikan perusahaan.

Ia menjelaskan, konsolidasi yang memaksa Merpati menutup sementara rute penerbangan tersebut merupakan konsuekuensi dari restrukturisasi yang dijalankan manajemen perusahaan. “Itu sifatnya sementara. Tapi diharapkan paling lambat akhir Maret 2014 konsolidasi sudah selesai. Merpati bisa terbang lagi,” tegas Dahlan, seperti diungkapkan oleh Antara.

Diketahui, kondisi Merpati semakin mengenaskan akibat defisit kas perusahaan, penghentian operasi sejumlah rute penerbangan, tunggakan asuransi, hingga tunggakan biaya gaji karyawan. Restrukturisasi perusahaan yang kini terbebani utang sekitar Rp 6,7 triliun tersebut, sudah dijalankan sejak tahun 2005.

Perusahaan penerbangan “pelat merah” tersebut sudah menghabiskan dana hingga sekitar Rp 3,6 triliun untuk menyelamatkan Merpati. Mulai dari menyuntik dana dalam bentuk Penyertaan Modal Negara (PMN), pemberian dana “subloan agreement” (SLA) untuk pembelian pesawat, hingga mencari investor, namun hingga kini belum membuahkan hasil.

Sebelumnya, Deputi Bidang Restrukturisasi dan Perencanaan Strategis Kementerian BUMN, Wahyu Hidayat mengisyaratkan bahwa Kementerian BUMN seakan pasrah soal nasib Merpati. “Penyelesaian Merpati kami serahkan sepenuhnya kepada manajemen. Masalahnya, semua cara sudah dijalankan, apakah berhasil atau tidak terserah kepada manajemen,” ucap Wahyu.

“Pada dasarnya kita sudah capek soal Merpati. Jangan pula dikira gampang menyelesaikannya,” tandas Wahyu. (MSR)