Ramai Mesum di Hotel Melati, FPI Hanya Bisa Mengelus Dada

Foto: www.relationships-scotland

Pekanbaru, Sayangi.com – Front Pembela Islam (FPI) Riau hanya bisa mengelus dada terkait ramainya aksi mesum yang dilakukan pasangan muda-mudi di beberapa hotel melati dan penginapan di Kota Pekanbaru, Riau. FPI hanya bisa menyesalkan pihak hotel yang membiarkan tamu berbuat mesum untuk mengejar keuntungan belaka.

“Bila dibiarkan maka merusak citra bagi wilayah ini akibat ulah tamu yang berbuat maksiat,” kata Ketua FPI Riau Zulhusni Domo di Pekanbaru, Selasa (5/2/2014).

Pernyataan tersebut menanggapi tindakan aparat Polresta Pekanbaru yang telah mengamankan sejumlah pasangan yang diduga berbuat mesum di wisma dan hotel kelas melati pekan lalu.

Bahkan, polisi mencatat kebanyakan pasangan tersebut mayoritas adalah remaja dan bukan suami-istri.

Oleh karenanya, pihak FPI meminta aparat terkait seperti Satpol PP dan bagian perizinan agar aktif melakukan pengawasan terhadap kegiatan di wisma maupun penginapan.

“Pihak bagian perizinan dapat saja mencabut izin usaha terhadap wisma atau penginapan, karena telah disalahgunakan untuk kepentingan tertentu,” katanya.

Padahal, pengelola dapat dengan tegas menolak tamu yang bukan pasangan suami-istri untuk menginap atau hanya istirahat dalam beberapa jam.

“Seleksi ketat siapa tamu yang datang merupakan solusi terbaik agar mereka tidak berbuat senonoh dalam kamar,” katanya.

Bila perlu para tamu yang datang juga dicocokkan kartu tanda penduduk (KTP) atau identitas lain supaya peluang berbuat negatif dapat dihindari.

Dia menambahkan citra Pekanbaru harus dijaga dan jangan tercoreng oleh ulah para tamu wisma.

“Bila pengelola wisma terus menerus mengabaikan para tamu dan hanya sebagai tempat mesum, maka jangan sesalkan untuk bertindak demi menjaga citra kota yang Islami,” katanya.

Dia berharap supaya Satpol PP juga gencar melakukan razia terhadap tamu wisma dan penginapan.