Top Coach Indonesia: Pemerintah Jangan Kasih Uang untuk UKM

Foto: sayangi.com/dok

Jakarta, Sayangi.com – Top Coach Indonesia (TCI) menyarankan agar pemerintah tidak memberikan uang terlebih dahulu kepada pelaku usaha kecil menengah (UKM) sebelum adanya pendidikan. Sebab, pelaku UKM yang hanya mengandalkan uang, namun tidak memiliki pengetahuan, nantinya tidak akan kreatif.

Demikian diungkapkan CEO dan Founder TCI, Tom MC Ifle dalam acara Full Year Plan 2014. Acara ini digelar sebanyak dua kali, pertama di Jakarta pada Kamis (6/2/2014) dan di Surabaya pada Rabu (29/1/2014) lalu.

“Pemerintah jangan kasih uang untuk UKM. Beri mereka pendidikan, baru uang. Jadi pemerintah mau melihat sisi mendidiknya, bukan menyuapinya,” kata Tom dalam sesi konferensi pers di tengah-tengah acara tersebut, di Hotel Pullman, Jakarta, Kamis (6/2/2014).

Salah satu sisi pendidikan yang perlu diberikan kepada pelaku UKM kata dia, di antaranya seperti cara memarketkan produk dan cara menyediakan sarana-sarana pameran, bahkan hingga ke luar negeri. Dengan begitu jelas dia, para pelaku UKM tersebut nantinya bisa dilirik dan mendatangkan pembeli.

“Contohnya furniture, di Indonesia bikin furnitur, enggak laku, di Eropa bisa empat kali lipat,” jelasnya.

Sementara TCI kata dia, memang sengaja menyoroti masalah UKM. Ini tidak lain karena keprihatinan TCI saat melihat UKM gagal mencapai target 2013.

“Sebanyak 84 persen perusahaan kecil menengah yang telah kami survey di luar Client TCI gagal mencapai target, hanya sekitar 6 persen yang tembus target penjualan,” ujar Coach Tom.

Menanggapi alasan kenapa acara Full Year Plan digelar dua kali pada tahun ini, Coach Tom mengaku karena kebetulan TCI baru saja meresmikan pembukaan kantor baru di Surabaya dan ternyata demandnya kata dia, sangat luar biasa. Alasan lainnya karena TCI akan mengundang Dr(can). Muhammad Alkaff sekaligus akan membeberkan fakta-fakta yang harus diketahui oleh peserta.

Peserta yang hadir dalam acara ini adalah pengusaha, terutama orang-orang yang memang terbuka dan peduli akan masa depan mereka.

“Saya merekomendasikan mereka membawa team mereka agar langsung dapat merumuskan kisi-kisi strategi 2014,” kata Coach Tom.