Pengadilan Perintahkan Sidang Ulang Kerusuhan Sepak Bola Mesir

Foto: BBC

Mesir, Sayangi.com – Pengadilan Mesir memerintahkan sidang ulang atas 21 terdakwa yang dijatuhi hukuman mati dalam kaitannya dengan kerusahan sepak bola di Port Said pada 2012.

Pengadilan banding tingkat terakhir Mesir mengabulkan gugatan para terpidana. Sebagian kalangan menilai hukuman mati yang dijatuhkan oleh pengadilan sebelumnya sarat muatan politik.

Pengadilan sebelumnya memvonis 21 orang dengan hukuman mati dan membebaskan 28 orang lainnya. Namun dalam putusannya, pengadilan banding tidak menetapkan kapan sidang ulang akan dimulai.

Kekerasan terburuk dalam sejarah sepak bola Mesir terjadi pada 1 Februari 2012 ketika Al-Ahly, klub yang berbasis di Kairo, bertandang ke klub di Port Said, Al-Masry.

Para pendukung Al-Ahly meyakini mereka dijadikan sasaran kerusuhan karena peran mereka dalam menggulingkan mantan Presiden Hosni Mubarak satu tahun sebelumnya.

Sebanyak 74 pendukung klub tamu tewas dalam kerusuhan itu. Tragedi sepak bola terburuk di Mesir itu kemudian memicu kerusuhan di Kairo dan menyebabkan 16 orang tewas.

Para analis mengatakan iklim politik di Mesir sudah banyak berubah sejak hukuman mati dijatukan tahun lalu. (BBC)