Djoko Santoso: Batalkan Pembebasan Bersyarat Corby!

Foto: istimewa

Jakarta, Sayangi.com – Ketua Dewan Pembina Lembaga Indonesia Adil, Sejahtera, Aman (ASA) Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso menyatakan terkejut mendengar kabar akan dibebaskannya ratu mariyuana asal Australia, Schapelle Leigh Corby.

“Jika benar, pembebasan Corby menyakiti hati rakyat. Saya sangat menyesalkan kebijakan itu,” kata Djoko Santoso, mantan Panglima TNI, Jumat (7/2).

Sebelumnya tersiar kabar Corby akan dibebaskan bersyarat dari Lapas Kerobokan, Bali. Laman berita Australia, theage.com menulis bahwa terpidana narkoba tersebut akan dibebaskan pekan depan.

Pada Rabu (5/2), Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin juga mengungkapkan adanya dokumen pembebasan bersyarat untuk Corby.

Ia juga menyatakan bahwa saat ini terdapat 1.700 kasus yang ditangani Kemenkum dan HAM yang mirip dengan kasus Corby.

Djoko Santoso lebih lanjut menyatakan keberatan dengan rencana pembebasan Corby serta menyebut kebijakan itu sebagai wujud inkonsistensi pemerintah dalam pemberantasan peredaran dan perdagangan narkoba.

Ia berharap rencana pembebasan Corby dibatalkan agar tidak menjadi preseden buruk dalam penegakan hukum di Indonesia.(ANT/GWH)