Sean Gelael Catat Waktu Terbaik di Speed Master Seri 1

Foto: Sayangi.com/Dok. Istimewa

Jakarta, Sayangi.com – Gelaran perdana ajang Speed Master seri pertama resmi dimulai pada hari Sabtu, 8 Februari 2014. Ajang balap yang digagas oleh Rifat Sungkar, bekerja sama dengan Fachrul Sarman dari Cakra Racing Project, menggabungkan Speed Offroad dan Sprint Rally di satu ajang dan lintasan yang sama. Seri pertama ajang Speed Offroad kali ini digelar selama dua hari, 8-9 Februari 2014 di Sirkuit Lapangan Udara Suryadharma, Kalijati, Subang.

Sebanyak 172 peserta terdaftar di seri pertama kejuaraan Speed Master ini, yang mana sebagian besar adalah pemain baru dan bukan pebalap profesional baik di cabang Speed Offroad maupun Sprint Rally.

Hari pertama seri 1 Speed Master yang digelar sebanyak dua Spesial Stage (SS) ini dibuka oleh Rifat Sungkar selaku penyelenggara dan Kepala Polisi Daerah Jawa Barat, Irjen Pol Drs. Mochamad Iriawan SH, MM, MH. Seri pertama kejuaraan Speed Master ini juga dimeriahkan oleh partisipasi dari Ananda Mikola dan Sean Gelael, yang lebih akrab dikenal sebagai pebalap formula.

Ibunda dari Rifat Sungkar, Ria Sungkar yang juga merupakan mantan pereli nasional, juga ikut meramaikan ajang kali ini.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih saya kepada Rifat Sungkar dan para panitia penyelenggara karena telah melaksanakan ajang Speed Master di Subang, Jawa Barat. Saya percaya ajang ini akan dapat membawa manfaat baik bagi Jawa Barat, khususnya Kota Subang. Saya mendukung penyelenggaraan ajang Speed Master, dan diharapkan akan dapat memajukan olahraga otomotif di Indonesia, khususnya di Jawa Barat,” ujar Irjen Pol Drs. Mochamad Iriawan SH, MM, MH.

Rifat Sungkar, mengaku puas melihat animo dan antusias para peserta. “Di Speed Master semua peserta boleh ikut. Namun, peraturan yang membuat Speed
Master lebih unik, hanya peserta baru dan junior yang dapat menjadi juara di kelasmen umum. Di seri ini saya sempat menjalani linasan sebanyak satu putaran dan mencatat waktu 3 menit 7 detik, dan menjadi patokan sebagai waktu tercepat di lintasan Lanud Suryadharma. Banyak sekali  peserta muda dan berbakat di seri ini. Saya harap mereka akan dapat memecahkan rekor saya ini, dan selanjutnya  berkembang menjadi atlet-atlet otomotif berkualitas yang dapat mengharumkan nama Indonesia,” ujar Rifat Sungkar.

Hujan deras mengguyur Kota Subang pada hari Kamis kemarin,  dan menjadikan lintasan menjadi berlumpur dan licin. Di lintasan berliku sepanjang hampir 5 km ini, para peserta melaju dengan lebih hati-hati dan dengan persiapan kendaraan yang ekstra. Di kategori Sprint Rally, Sean Gelael yang ditemani oleh Jeffrey JP sebagai navigator, berhasil mencatatkan waktu terbaik di SS1, dengan waktu 3 menit 22,2 detik. Untuk kategori Speed Offroad, catatan waktu tercepat ditempati oleh Eri Rinzani bersama Dede Hermawan sebagai navigator, dengan waktu 4 menit 34,3 detik.

Sean Gelael yang mencatatkan waktu terbaik di SS1 mengatakan, “Saya selalu mengusahakan yang terbaik di setiap kesempatan. Ajang Speed Master ini merupakan pengalaman yang menyenangkan untuk saya. Kesempatan ini sekaligus saya manfaatkan untuk mengisi kekosongan di sela-sela jadwal pertandingan
formula saya,” ujar Seah Gelael.

Hujan kembali mengguyur lintasan di SS2. Hal ini terbukti menghadirkan tantangan lebih bagi para peserta, baik dari kategori Speed Offroad mau pun
Sprint Rally. Tidak sedikit para peserta yang terhenti di hari pertama, baik karena gangguan kendaraan maupun karena terjungkal di lintasan.

Hans Gunawan, salah satu peserta kategori Speed Offroad yang didampingi Ahmad Faisal sebagai navigator, mengaku puas berpartisipasi ke kejuaraan Speed Master kali ini. “Secara keseluruhan, kejuaraan Speed Master terselenggara dengan baik, baik dari sistem kejuaraan maupun dari aspek lintasan. Saya sangat mendukung banyaknya pendatang baru di kejuaraan ini. Mudah-mudahan dengan adanya kejuaraan ini olaharaga otomotif di Indonesia, khususnya Speed Offroad, dapat berkembangan dan kembali meriah,” tutur Hans. (RH/Emil)