Ini Drama Tangisan Bombay Dewi Persik Saat Digelandang Kejari

Foto: Istimewa/doc.

Jakarta, Sayangi.com – Berawal dari kasus cakar-cakaran di produksi film ‘Arwah Goyang Karawang’ dan saling lapor pada tahun 2011 silam, dua artis seksi Julia Perez dan Dewi Persik harus merasakan ganjarannya. Setelah Julia Perez, kini giliran Dewi Persik yang harus merasakan dinginnya hotel prodeo alias sel tahanan.

Pada Kamis (13/2/2014) siang kemarin, Depe (sapaan akrab Dewi Persik) dijemput paksa oleh petugas Kejaksaan Negeri Jakarta Timur untuk dieksekusi dan menjalani hukuman 3 bulan penjara di Rutan Pondok Bambu. Butuh waktu 5 jam untuk Depe bersiap-siap menuju ke Kejari.

Dalam proses eksekusi di kediaman Depe kemarin, sempat terjadi kisruh dan drama tarik menarik antara petugas kejaksaan dan pihak Depe, suasana makin panas lantaran kerumunan wartawan. Pasalnya janda Saipul Jamil dan Aldi Taher itu enggan diperlakukan sebagai teroris yang ditangkap paksa. Depe bahkan enggan naik mobil tahanan yang telah disediakan oleh kejaksaan.

Tak tahan, air mata Depe pun mengalir deras, ia pun menangis sejadi-jadinya. Depe ‘ngotot’ untuk mengendarai mobil Jaguarnya sendiri menuju ke Kejari dan Rutan Pondok Bambu. Menurut Kepala Seksi Intel Kejari Jakarta Timur Asep Sontasi, Depe telah menyalahi aturan ketika menolak menaiki mobil tahanan kejari kala dibawa ke Rutan Pondok Bambu. “Protapnya ya pakai mobil tahanan,” ujar Asep.

Namun kemudian, tim eksekutor mengalah dan mengizinkan Depe untuk mengendarai mobil mewahnya itu dari kediamannya di kawasan Lebak Bulus ke Kejari Jakarta Timur dan dari Kejari menuju Rutan Pondok Bambu.

“Bagi kami, eksekusi sudah dilaksanakan sampai ke rutan pondok bambu. Itu yang penting,. Didalam mobil Jaguar Depe itu juga ada jaksa dan tim eksekutor untuk mendampingi dia ke rutan. Ya sudah, yang penting cepat dan sampai ke rutan” tegas Asep.

Depe tiba di Rutan Pondok Bambu sekitar pukul 19.30 WIB dengan mobil Jaguarnya. Bersamanya ada kuasa hukum Depe, Fani sang manajer, dan dua orang petugas Kejari.

“Saya siap menjalani hukuman ini. Toh perceraian lebih menyakitkan dibanding masuk penjara” ujar Depe saat disapa para wartawan di Rutan Pondok Bambu, Kamis (13/2/2014) semalam.

Di malam pertamanya di sel, Depe hanya membawa tiga stel baju, alat mandi, dan bantal kesayangannya. “Bawa baju tiga setel sama persiapan alat mandi. Ini saya bawain bantal kesayangan Mbak Depe,” ujar Fanny. (VAL)