Sumsel Masih Kekurangan Ratusan Notaris

Palembang, Sayangi.com – Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Selatan yang memilki 15 kabupaten/kota hingga kini masih kekurangan sekitar 400 notaris dari 659 formasi yang dialokasikan untuk melayani masyarakat di provinsi setempat.

“Wilayah provinsi ini masih banyak kekurangan notaris terutama di kabupaten dan kota hasil pemekaran wilayah,” kata Kasubag Humas dan Laporan Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Selatan Soni Joniadi di Palembang, Senin.

Dia menjelaskan, berdasarkan data Sumsel baru memiliki 250 notaris, dari jumlah itu sebagian besar berada di Kota Palembang sebanyak 132 orang atau hampir memenuhi formasi yang ditentukan 138 notaris.

Kemudian daerah lainnya yang memiliki cukup banyak notaris adalah Kabupaten Banyuasin sebanyak 31 orang namun jumlah tersebut masih di bawah 50 persen formasi yang ditentukan sebanyak 67 orang.

Kabupaten Ogan Komering Ilir memiliki 10 notaris padahal formasinya 59 orang, Ogan Ilir 10 notaris (formasinya 37), Muara Enim memiliki 10 notaris (formasinya 63), Kota Prabumulih sembilan notaris (formasinya 14), Kabupaten Musi Banyuasin memiliki enam notaris (formasinya 48).

Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) memiliki enam notaris (formasinya 29), OKU Timur lima notaris (formasinya 56), Lahat lima notaris (formasinya 36), Pagaralam empat notaris (formasinya 16), Musirawas tiga notaris (formasinya 42), Lubuklinggau memiliki enam notaris (formasinya 17), dan Kabupaten Empat Lawang hanya memiliki dua notaris (formasinya 17).

Sementara Kabupaten OKU Selatan yang sebelumnya tidak memiliki notaris kini sudah ada beberapa orang notaris yang membuka praktik pelayanan kenotariatan di daerah hasil pemekaran Kabupaten OKU itu.

“Hingga kini OKU Selatan telah memiliki notaris, namun jumlahnya masih sedikit, ideal sesuai dengan kondisi luas wilayah dan jumlah penduduk di daerah tersebut paling tidak ada 30 notaris yang membuka praktik melayani masyarakat setempat,” ujarnya. (ARA)