Dul Ahmad Dhani Tak Hadiri Sidang Perdananya

Foto: Istimewa

Jakarta, Sayangi.com – Menurut rencana, hari ini Rabu (19/2) anak bungsu dari musisi Ahmad Dhani dan Maia Estianty, Abdul Qodir Jaelani alias Dul akan menjalani sidang  perdana atas kasus yang menimpanya. Namun sidang perdana ini kemudian ditunda karena Dul sebagai pihak terdakwa tidak hadir dalam persidangan.

Sidang seharusnya digelar pada pukul 09.00 WIB tadi pagi, namun kemudian menurut pihak Pengadilan Negeri Jakarta Timur, waktu persidangan diundur menunggu kehadiran Dul dan pihak-pihak terkait lainnya.

“Kalau sesuai jadwal pukul 09.00 WIB. Tapi kita kan harus menunggu pihak-pihak lain, seperti terdakwa, jaksa, dan BAPAS hadir,” ujar Djaniko Girsang, Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (19/2/2014).

Namun satu jam kemudian, sidang perdana tersebut dibatalkan, lantaran pihak yang ditunggu, Dul dan keluarga tak jua hadir di ruang sidang.

“Hari ini ditunda karena terdakwa tidak hadir,” ujar Jaksa Penuntut Umum Ibnu Suud di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (19/2/2014).

Menurut Ibnu, pembatalan sidang tersebut diputuskan langsung oleh hakim melalui ketok palu. Namun terkait alasan ketidakhadiran Dul dan pihak-pihak terkait lainnya, Ibnu mengaku belum mendapat konfirmasi apapun.

“Saya tidak bertemu langsung dengan yang bersangkutan. Pembatalan diputuskan langsung oleh hakim saat ketok palu pukul 11.15 WIB. Sampai detik ini, kami belum dapat konfirmasi. Dalam hal ini ada tim lawyer-nya, pihak lawyer mungkin memberitahukan pada pihak kejaksaan,” jelas Ibnu.

Sidang perdana Dul yang akhirnya dibatalkan ini seyogyanya akan dipimpin oleh Petriyanti  selaku Hakim Ketua, Hakim Anggota 1 Kaswanto, dan Hakim Anggota 2 Djaniko Girsang. Untuk selanjutnya, sidang Dul akan digelar lagi pada 25 Februari 2014 mendatang.
Dul dijerat dengan pasal 310 ayat (1), ayat (3), ayat (4) UU RI No. 22 tahun 2009 setelah mengalami kecelakaan di Tol Jagorawi KM.8200 wilayah Jakarta Timur pada 7 September 2013 lalu, yang menyebabkan beberapa korban meninggal dunia dan beberapa orang mengalami luka serius. (VAL)