Dana Rights Issue Garuda untuk Pengembangan Armada

Antara

Jakarta, Sayangi.com – Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIA) Emirsyah Satar mengemukakan, dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum terbatas I (right issue) akan digunakan untuk pengembangan armada baru dan modal kerja.

Sekitar 80 persen dana yang diperoleh akan digunakan untuk pengembangan armada baru, ungkap Emirsyah Satar, dalam prospektus ringkas yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Jumat (21/2).

“Penambahan armada baru yang direncanakan pesawat jenis B737 Series, B777 Series, A330 Series dan A320 Series,” paparnya.

Selain itu, lanjut dia, sekitar 20 persen akan digunakan untuk modal kerja dalam bentuk pembayaran sewa pesawat jenis B737 Series, B777 Series, A330 Series, A320 Series, CRJ Series dan ATR Series.

Ia mengemukakan bahwa perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 3,227 miliar saham biasa atas nama seri B dengan nilai nominal Rp459 per saham dengan harga pelaksanaan antara Rp460–Rp500 per lembar saham, sehingga seluruhnya berjumlah sebanyak-banyaknya sebesar Rp1,48–Rp1,61 triliun dari aksi korporasi yang akan dilakukan perseroan.

Disebutkan, setiap pemegang 701.409 saham lama yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada tanggal 4 April 2014 pukul 16.00 WIB berhak atas 100.000 hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak satu saham baru dengan harga pelaksanaan yang telah ditetapkan.

“Saham baru itu akan dikeluarkan dari portepel serta akan dicatatkan di BEI dengan memerhatikan peraturan perundangan yang berlaku,” paparnya.

Dijelaskan, jika saham baru itu tidak diambil oleh pemegang HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih dari haknya. (MD/Ant)