Soal Pemakzulan Boediono, Hatta: Itu Bukan Sikap PAN

Jakarta, Sayangi.com –  Pernyataan Anggota Tim Pengawas (Timwas) Century DPR dari PAN, Chandra Tirta Wijawa yang menyebut PAN akan mempelopori pemakzulan Boediono jika yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan DPR mendapat bantahan dari Ketua  Umum DPP PAN Hatta Rajasa. Menurut Hatta, pernyataan anak buahnya tersebut bukan sikap PAN.

“Itu bukan sikap PAN, saya sudah koreksi tadi. Tidak ada konsultasi kepada PAN. Jadi kita tidak mengenal istilah itu (pemakzulan, red). Nanti saya akan menegur soal-soal seperti itu. Karena itu soal yang sangat prinsip,” kata Hatta kepada wartawan di Istana Merdeka, Jum’at (28/2).

Hatta menilai tugas Timwas bukanlah masuk ke wilayah politik karena proses politik sudah selesai. Tugas Timwas saat ini menurut Hatta adalah mengawasi proses hukum yang ada.

“Jadi saya sudah perintahkan kepada Fraksi PAN untuk mengawal proses hukum. Bukan lagi membawa ke proses politik. Kalau pemakzulan itu proses politik, itu bukan jadi kewenangan tim pengawas,” jelas Hatta.

Hatta menegaskan bahwa tidak ada putusan di pleno DPP PAN yang menyatakan ancaman pemakzulan kepada Wakil Presiden Boediono.

“Tidak ada diputuskan di pleno DPP. Tidak ada. Saya ketua umum, bagaimana. Jelas itu bukan sikap PAN. Catat itu,” tegas Menko Perekonomian tersebut.

Sebelumnya, Anggota Timwas Century dari DPP PAN, Tjandra Tirta Wijaya mengatakan, Fraksi PAN akan mendorong pemakzulan terhadap Boediono melalui hak menyatakan pendapat jika tidak hadir pada pemanggilan ke tiga yang akan datang.

“Apabila tidak datang maka PAN akan mempolopori untuk pemakzulan Pak Boediono, sehingga perpolitikan di Indonesia terang dan jelas,” kata Tjandra, di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (28/2).