Timwas: Pemanggilan Ke-3 Boediono Setelah Tak Jadi Wapres

Foto: DPR

Jakarta, Sayangi.com – Tim Pengawas (Timwas) Bank Century mendukung pernyataan Ketua KPK yang mengatakan bahwa persidangan atas tersangka Budi Mulya akan mengungkap semua peran para pejabat BI, termasuk mantan Gubernur BI Budiono.

Anggota Timwas Century Hendrawan Supraktikno menegaskan hal itu saat ditemui sesaat sebelum Rapat Paripurna DPR, Rabu (5/3). “Kami Timwas sangat mendukung pernyataan Ketua KPK. Kami berharap melalui persidangan (Budi Mulya) ini, misteri dan aktor intelektual di belakang skandal Bank Century ini bisa diungkap,” kata Hendarawan, seeprti disitir laman resmi DPR.

Politisi PDI-Perjuangan itu sedikit menyayangkan pengajuan tersangka Budi Mulya ke pengadilan agak terlambat. Padahal, sebelumnya Ketua KPK Abraham Samad berjanji akan menyelesaikan skandal Century pada akhir 2013. “Ya, tapi enggak apa-apalah meski terlambat, tapi persidangan nanti mampu menyibak tabir persoalan Century,” kilah anggota Komisi VI DPR itu.

Dikatakan Hendrawan, peran Budi Mulya dalam skandal Bank Century sebenarnya sangat marjinal atau berada di pinggiran. Namun demikian, ini justru akan menyibak semua aktor di BI. Cepat atau lambat kasus hukum ini akan menuju ke puncak pimpinan BI, termasuk guburnur BI saat itu Budiono.

“Kalau dilihat dari proses pengucuran FPJP maupun penetapan Bank Century berdampak sistemik, peran Pak Budi Mulya itu termasuk marjinal, di pinggiran. Itu sebabnya menjadi menarik, karena persidangan ini akan memunculkan nama aktor-aktor sentral lainnya.”

Soal rencana Timwas kembali memanggil Budiono, Hendrawan menjelaskan, Timwas sudah pernah memanggilnya dua kali, tapi tidak datang. Dan Timwas akan merapatkan kembali, apakah perlu memanggil lagi atau tidak. Namun, Hendrawan berpendapat, sebaiknya memanggil Budiono sesudah dia tidak menjabat wakil presiden lagi.

“Saya usulnya tanggal 28 Oktober 2014, ketika Pak Budiono sudah tidak lagi menjadi Wakil Presiden,” ungkap Hendrawan. Kalau sekarang dipanggil, lanjut Hendrawan, jabatannya yang melekat sebagai Wakil Presiden pasti menyulitkan untuk memenuhi panggil Timwas DPR. (MSR)