Yorris: Jokowi Tidak Berpengaruh di Papua

Foto: Sayangi.com

Jayapura, Sayangi.com – Ketua Angkatan Muda Partai Golkar Yorris Raweyai menegaskan bahwa sosok Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang dijagokan PDIP sebagai capres tidak akan berpengaruh dalam peta suara di Provinsi Papua.

“Saya kira (Jokowi) untuk nasional, (untuk) Papua secara politik praktis tidak terlalu (berpengaruh), karena jumlah penduduk sini hanya 3,4 jutaan, jadi (suara) untuk Jokowi di Papua tidak terlalu signifikan,” katanya kepada Antara Jayapura,  Minggu (23/3).

Hanya saja, kata putra Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen itu, secara geopolitik Papua punya nilai tersendiri. “Tapi kalau untuk politik nasional Papua tidak termasuk. 60 persen pemilih itu ada di Jawa. Kita ini (Papua) hanya 3,4 juta sekian,” katanya.

Yorrys Raweyai yang akrab disapa Bung Yorrys itu mengakui jika beberapa waktu belakangan ini Jokowi begitu fenomenal, yang mana gaya kepemimpinan “blusukan” paling diidolakan masyarakat. “Jokowi, dia menjadi fenomenal sejak menjadi Gubernur DKI Jakarta,” katanya.

Apakah ada kemungkinan para pemimpin parpol menjadi jurkam di Papua? Politisi senior itu menyatakan hampir tidak ada pimpinan partai itu mempunyai jadwal masuk Papua, secara nasional Papua urutan 33 untuk berbagai nilai. “Tapi politik bisa berkembang,” jawabnya.

Terkait Pemilu Legislatif, Yorrys mengimbau warga masyarakat, khususnya di Papua untuk tidak golput, tetapi tetap memberikan hak suaranya pada 9 April 2014, sehingga bisa menentukan wakil-wakil rakyat yang berkompeten sesuai pilihan.

“Dengan mencoblos pada 9 April 2014 bahwa kita ikut menentukan masa depan Indonesia, khususnya di Papua. Untuk itu, mari kita jadi pemilih yang cerdas, pemilih yang tahu siapa-siapa tokoh atau wakilnya yang bisa mengasipirasikan suara kita,” ajaknya.