Politisi PKS Diperiksa KPK Terkait Anggoro Widjojo

Foto: Istimewa

Jakarta, Sayangi.com – Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Tamsil Linrung, kembali menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi untuk tersangka  kasus dugaan korupsi pengajuan anggaran proyek Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) Kementerian Kehutanan,  Anggoro Widjojo.

“Iya diperiksa, nanti ya jelasinnya,” ujar Tamsil saat tiba di gedung KPK sekitar pukul 10-an, Jakarta, Senin (24/3).

Pemeriksaan Tamsil Linrung ini diduga karena saat proyek berlangsung Anggoro melakukan penyuapan kepada anggota-anggota DPR komisi IV, dimana ketua komisi saat itu adalah Yusuf Erwin Faisal yang juga terpidana dalam kasus tersebut. Yusuf sendiri divonis penjara empat tahun enam bulan ditambah denda Rp250 juta.

Oleh pengadilan dia  dinyatakan bersalah menerima Rp75 juta dan 60 ribu dolar Singapura dari Anggoro.

Dalam kasus ini, Anggoro diduga telah memberi sesuatu atau janji kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dengan maksud supaya pegawai negeri atau penyelenggara negara tersebut berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya terkait dengan proses pengajuan anggaran (SKRT) di Departemen Kehutanan tahun 2007-2008.

Atas perbuatan tersebut, AW disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a dan/atau pasal 13Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.(GWH)