Indonesia Kirim Enam Wakil ke Perempat Final Malaysia GP Gold

Foto: PBSI

Johor, Sayangi.com – Indonesia punya catatan yang bagus di ajang Malaysia Grand Prix Gold. Sejak pertama digelar pada 2009, Tim Merah-Putih menjadi salah satu tim tersukses dengan torehan enam gelar juara bersama tuan rumah Malaysia.

Tahun ini, catatan itu coba dilanjutnya. Hingga babak perempat final yang akan digelar Jumat (28/3), Indonesia mengirimkan enam wakil. Keenam wakil itu akan bertarung meraih tiket ke babak empat besar, yang akan digelar pada Sabtu (29/3) di Johor Bahru, Malaysia.

Keenam wakil itu terdiri dari masing-masing satu tunggal putra dan putri, dua ganda putra, dan dua pasangan ganda campuran. Namun, Indonesia dipastikan kehilangan satu wakil di semifinal karena akan terjadi “perang saudara” di perempat final ganda putra.

Di nomor tunggal putra, Simon Santoso berharap dapat naik podium juara dalam ajang Malaysia Open Grand Prix Gold 2014. Pebulutangkis tunggal putra asal klub Tangkas Specs ini terakhir kali naik podium juara di turnamen perseorangan pada ajang Yonex-Sunrise Indonesia Open Grand Prix Gold 2013 di Yogyakarta.

Simon mengawali kiprah di turnamen ini dengan baik. Dia melaju ke babak 16 besar usai menaklukkan Aditya Prakash (India), 21-7, 21-10. Pertandingan sepenuhnya dikuasai Simon, dari segi jam terbang maupun teknik permainan. Simon jauh lebih unggul dari lawannya tersebut.

“Ini adalah pertemuan pertama kami, jadi saya belum tahu permainan lawan seperti apa. Awalnya sempat kaget juga sih, permainan depan dan penempatan bola lawan cukup bagus. Di game kedua sempat mepet juga poinnya, tetapi saya coba unggul di kecepatan dan jaga permainan depan,” ujar Simon kepada Badmintonindonesia.org.

“Mengenai target, saya pribadi sih maunya juara lagi,” tutur Simon ketika ditanya soal targetnya di turnamen berhadiah total 120 ribu dollar AS ini.

Menang mudah di babak kedua, Simon diperkirakan akan mendapat perlawanan sengit di babak 16 besar. Simon akan berhadapan dengan Xue Song, unggulan kelima dari China.

“Saya pernah bertemu Xue di Vietnam Open Grand Prix 2014. Waktu itu saya menang rubber game. Xue adalah pemain yang cukup bagus, saya harus lebih sabar menghadapi dia, serangan belakangnya cukup bagus, harus saya antisipasi dari awal,” ungkap Simon.

“Lawan merupakan pemain muda dan mungkin lebih unggul dari segi stamina. Saya akan berusaha membawa lawan ke pola permainan saya, jangan sampai saya ikut ke permainan lawan,” tambah Simon.

Sementara itu, Siswanto gagal melaju ke babak selanjutnya setelah dikalahkan oleh juara Asia Junior Championships 2013 asal Malaysia, Soo Teck Zhi, 11-21, 15-21. Masih ada tiga wakil tunggal putra yang akan bertanding yaitu Wisnu Yuli Prasetyo melawan Nathaniel Ernestan Sulistyo, serta Kho Henrikho Wibowo melawan Zi Liang Derek Wong (Singapura).

Berikut keenam wakil tersebut:

Simon Santoso (tunggal putra)
Adrianti Firdasari (tunggal putri)
Andrei Adistia/Hendra Aprida Gunawan dan Fran Kurniawan/Bona Septano (ganda putra)
Praveen Jordan/Debby Susanto dan Muhammad Rijal/Vita Marissa (ganda campuran). (PBSI)