Sambil Nangis, UGB Curhat Diperas Hingga Rp 1,5 Miliar

Foto: Istimewa

Jakarta, Sayangi.com – Terkait berita seputar pemerasan terhadap dirinya, Ustad Guntur Bumi (UGB) akhirnya angkat bicara. Tidak hanya merasa tertekan dengan perkara yang menimpanya, UGB mengaku telah diperas hingga Rp 1,5 miliar oleh oknum pengacara, dan beberapa pihak yang mengaku-ngaku sebagai pasien.

Dalam jumpa pers yang digelar di Pondok Pesantren Asyidiqiyah, Kedoya, Jakarta Barat pada Kamis (27/3) UGB memberikan penjelasan terkait kondisi psikologisnya saat ini sambil meneteskan air mata.

“Saya akan berikan penjelasan bahwa saya dalam keadaan tertekan, terancam, dan terintimidasi” ujar UGB.

Ustad Guntur Bumi pun menceritakan kronologi pemerasan yang menimpanya, yang menurutnya itu terjadi sebelum dirinya menghadap Majelis Ulama Indonesia (MUI) tempo hari.

“Satu hari sebelum saya ke MUI, saya ditekan untuk memberikan sejumlah uang Rp 1,5 dan yang akhirnya ditebus dengan tiga emas batangan dan Rp 150 juta,” papar UGB.

Ramdan Alamsyah selaku kuasa hukum UGB menambahkan, awalnya Ustad Guntur Bumi bahkan diminta memberikan uang 3 miliar. Namun lantaran UGB tak dapat menyanggupinya, para oknum tersebut meminta 1,6 miliar hingga turun lagi menjadi 1,5 miliar.

“Akhirnya turun jadi 1,6 miliar dan akhirnya turun lagi jadi 1,5 miliar. Dia minta jangan cash karena berat bawanya. Akhirnya pakai emas batangan yang dibeli dikuningan,” ungkap Ramdan.

Menurut Ramdan, serentetan kejadian yang menimpa kliennya tersebut sudah direncanakan oleh para oknum pemeras.

“UGB ini sudah sangat tertekan, bukan cuma satu orang. Semuanya seperti sudah direncanakan,” imbuh Ramdan.

UGB yang lebih banyak diam saat memberi penjelasan tersebut menjelaskan bahwa tekanan itu tak hanya terjadi pada dirinya dan praktik pengobatannya yang dipaksa untuk di tutup, tekanan tersebut juga dialami oleh anggota keluarganya.

“Kalau nggak diturutin ya dipaksa untuk menutup tempat praktik, padahal dari MUI akhirnya menyatakan memperbolehkannya. Tekanan itu juga menekan psikologis keluarga saya akhirnya” tutur UGB.(GWH)