“Di Balik Kesuksesan Laki-laki, Ada Perempuan di Belakangnya”

Jakarta, Sayangi.com – Menjadi ibu adalah pekerjaan mulia bagi seorang perempuan. Seorang ibu mempunyai peranan yang sangat besar dalam keluarga. Ibarat penentu, ibu adalah kunci kesuksesan anak dan suami. Tidak berlebihan jika ada ungkapan yang sering kita dengar “Behind every great man there’s a great woman”.

Demikian diungkapkan Wardatun Na’im, politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam rilisnya kepada Sayangi.com, Jumat (28/3/2014).

“Di balik kesuksesan seorang laki-laki adalah tergantung siapa perempuan di belakangnya. Di sinilah letak peranan ibu bagi anak dan istri bagi suaminya di dalam keluarga,” kata Wardatun.

Peran seorang ibu bagi anak-anaknya jelas dia, yang utama adalah mendidik mereka. Alasannya karena ibu adalah orang tua yang paling dekat dengan anak-anaknya

“Karateristik perempuan sebagai ibu bukan saja terletak pada peran kodrat perempuan yang dapat mengandung dan melahirkan, melainkan juga terletak pada kemampuan seorang ibu dalam mengasuh dan mendidik anak-anak,” ungkap istri Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Irgan Chairul Mahfiz ini.

Ibu tiga anak ini menegaskan, seorang ibu harus mampu menjadi guru bagi anak-anaknya. Jika dimisalkan rumah itu sebuah sekolah, maka ibu adalah guru pertama di rumah tersebut.

“Ibu itu guru pertama bagi anak, sedangkan rumah adalah sekolah pertamanya. Pendidikan anak ya dimulai dari rumah. Ibulah yang menanamkan dalam diri mereka prinsip-prinsip, norma-norma dan akhlak bagi anak-anaknya,” jelas perempuan yang kini menjadi Caleg DPR RI dari PPP untuk Dapil Jabar X yang meliputi Ciamis, Kuningan, Banjar, dan Pangandaran ini.

Kendati “nyaleg”, ia mengaku akan tetap berusaha menjalankan tugas utama dirinya sebagai seorang ibu bagi anak-anaknya dan istri bagi suaminya jika lolos ke senayan. Sebisa mungkin ia harus sanggup menyelaraskan peran keduanya tersebut dan juga sebagai wakil rakyat nanti.

“Hidup akan jauh lebih bermakna jika kita bermanfaat untuk orang lain. Insya Allah jika diberi amanah menjadi wakil rakyat, saya akan tetap seperti biasanya mendidik anak dan mengabdi kepada suami. Hanya saja harus pintar-pintar membagi waktu antara keluarga, politik, dan juga masyarakat,” ungkapnya menandaskan.